Senin, April 27, 2026
BerandaBeritaIMM FAI UM Metro Periode 2025–2026 Resmi Dilantik, Dorong Kader Adaptif di...

IMM FAI UM Metro Periode 2025–2026 Resmi Dilantik, Dorong Kader Adaptif di Era Disrupsi

METRO-Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Djazman Al-Kindi Fakultas Agama Islam menyelenggarakan kegiatan Studium General sekaligus Pelantikan Pimpinan Komisariat IMM FAI Periode 2025/2026, Selasa, 10/3/2026 di Aula Gedung Buya Hamka, Kampus I Universitas Muhammadiyah Metro. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Pendidikan: Peran Kader IMM di Era Disrupsi”.

Kegiatan diawali dengan prosesi pelantikan pengurus IMM Djazman Al-Kindi periode 2025–2026 yang berlangsung khidmat. Prosesi tersebut meliputi pembacaan ikrar pengurus yang dilanjutkan dengan serah terima jabatan sebagai simbol estafet kepemimpinan organisasi.

Dalam sambutannya, Ketua Umum IMM Djazman Al-Kindi periode 2025–2026, Muchtar Efendi, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan IMM sebagai ruang pengembangan intelektual dan kepemimpinan kader. Ia mengajak seluruh kader untuk memperkuat tradisi diskusi, literasi, dan gerakan sosial sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman.

“IMM harus mampu hadir sebagai gerakan mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan dan kemajuan masyarakat,” ujarnya.

Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Metro, Haris Al Asad. Ia menegaskan bahwa kader IMM memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan era disrupsi, khususnya dalam bidang pendidikan dan dakwah intelektual di lingkungan kampus.

Menurutnya, kader IMM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang menjadi landasan gerakan organisasi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Metro, Muhammad Nur, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelantikan yang dirangkaikan dengan kuliah umum dan launching buku. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan semangat akademik sekaligus budaya literasi yang perlu terus dikembangkan oleh mahasiswa.

“Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan di tengah dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui kegiatan seperti ini, kader IMM diharapkan dapat memperkuat kapasitas intelektual sekaligus kepemimpinan,” ujarnya.

Setelah prosesi pelantikan dan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan launching buku yang menjadi salah satu agenda penting dalam acara tersebut sebagai bentuk penguatan budaya literasi di kalangan mahasiswa.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Studium General yang menghadirkan pemateri Dr. Hasbullah, M.Pd.I. Dalam pemaparannya, ia menyoroti pentingnya transformasi pendidikan di tengah era disrupsi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi, informasi, dan perubahan sosial.

Ia menekankan bahwa kader IMM harus mampu menjadi pelopor perubahan dengan memperkuat kompetensi intelektual, kemampuan berpikir kritis, serta komitmen terhadap nilai-nilai Islam yang berkemajuan.

Kegiatan Studium General ini dipandu oleh moderator Immawati Aulia Azzahra yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif. Melalui kegiatan ini diharapkan kader IMM Fakultas Agama Islam mampu meningkatkan kapasitas intelektual, memperkuat kepemimpinan, serta berperan aktif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era disrupsi. Crew

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini