Senin, April 27, 2026
BerandaBeritaTabligh Akbar PDM Kota Metro: Ma’ruf Abidin, Sampaikan Wakaf Bukti Kepercayaan Publik...

Tabligh Akbar PDM Kota Metro: Ma’ruf Abidin, Sampaikan Wakaf Bukti Kepercayaan Publik Kepada Muhammadiyah

METRO-Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung memberikan apresiasi tinggi terhadap akselerasi gerakan wakaf yang berkembang pesat di Bumi Ruwa Jurai dalam dua tahun terakhir. Hal ini disampaikan Ma’ruf Abidin, M.Si., dalam gelaran Tabligh Akbar PDM Kota Metro di Masjid Amir Hamzah Edupark 29, Ahad (26/4/2026).

Mewakili Ketua PWM Lampung, Ma’ruf Abidin menegaskan bahwa masifnya penyerahan aset dari masyarakat kepada Muhammadiyah merupakan indikator nyata dari meningkatnya public trust atau kepercayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekretaris PWM Lampung tersebut menyampaikan fenomena menarik di mana pemberi wakaf kini tidak hanya datang dari kalangan internal warga persyarikatan, tetapi juga dari masyarakat umum.

“Pertumbuhan aset mulai dari lahan, pesantren, hingga fasilitas kesehatan yang kita terima belakangan ini menunjukkan bahwa publik percaya Muhammadiyah mampu mengelola amanah dengan profesional. Setiap wakaf bukan sekadar aset fisik, tapi amanah besar yang harus dijaga keberlangsungannya untuk kepentingan umat,” ungkapnya.

PWM Lampung merinci sejumlah capaian strategis, termasuk pengembangan lahan di Metro, Sidomulyo, Batanghari, hingga hibah dari pemerintah daerah yang diproyeksikan untuk pengembangan pendidikan tinggi.

Melihat antusiasme ribuan jamaah yang hadir dari berbagai kabupaten/kota seperti Trimurjo, Punggur, hingga Pekalongan, PWM Lampung menilai hal ini sebagai cerminan kekuatan struktur organisasi yang mengakar.

“Kehadiran jamaah hari ini menunjukkan betapa luas dan kuatnya jaringan kita di Lampung. Jika setiap daerah mengirim perwakilannya saja, kekuatan persyarikatan ini sudah terlihat luar biasa besar. Ini adalah modal sosial yang tidak ternilai,” tambahnya.

Sejalan dengan pesan Dr. Anwar Abbas mengenai kekuatan ekonomi, PWM Lampung menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan aset-aset tersebut. PWM berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap jengkal tanah wakaf, termasuk kawasan Edupark 29 di Metro, dikelola menjadi pusat peradaban yang produktif.

“Ketika aset sudah diserahkan kepada Muhammadiyah, maka statusnya menjadi milik umat. Tugas kita adalah memastikan aset tersebut memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan bangsa,” tutupnya. (ims)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini