METRO — Jurnalis pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Metro berhasil melakukan wawancara langsung (doorstop interview) dengan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Metro saat meninjau pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) kelas IX, Senin, 27/4/2026.
Dua reporter muda tersebut, Nabila Azka dan Zidni Ilma Mutiara, tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan komunikasi yang mengesankan. Mereka tidak hanya melaporkan situasi ujian secara langsung dari lokasi, tetapi juga sukses menggali informasi melalui wawancara eksklusif dengan Kepala Kemenag Kota Metro.

Kepala MTs Muhammadiyah Metro, Eko Sumanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari program pembinaan jurnalistik yang dijalankan melalui MPI Cabang Hadimulyo, melalui MPI mengajar.
“Alhamdulillah, program jurnalis pelajar ini sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh peserta didik. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung praktik di lapangan, sehingga keberanian dan kemampuan komunikasi mereka terus berkembang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari peran guru pendamping, Bu Barmiati, S.Pd., yang secara intensif membimbing para siswa dalam memahami dasar-dasar jurnalistik hingga praktik wawancara di lapangan.
Sementara itu, Bu Barmiati, S.Pd., menegaskan bahwa keberanian siswa tampil dan bertanya langsung kepada pejabat publik merupakan hasil dari proses pembelajaran yang konsisten.
“Kami membiasakan siswa untuk berani berbicara, bertanya, dan menyampaikan ide. Tidak hanya di kelas, tetapi juga melalui praktik langsung seperti ini. Alhamdulillah, mereka mampu menunjukkan kepercayaan diri sekaligus menjaga etika saat wawancara,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan jurnalistik pelajar ini mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kritis, komunikatif, dan percaya diri.
Eko menambahkan bahwa, dengan adanya program ini, MTs Muhammadiyah Metro tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberi ruang bagi siswa untuk berkembang dalam bidang literasi, komunikasi, dan kepemimpinan sejak dini.
“Sebagai informasi, MTs Muhammadiyah Metro saat ini juga membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026. Tersedia beberapa pilihan program unggulan, antara lain kelas Tahfidz, kelas ICT, dan kelas reguler” kata Eko.
Pendaftaran dibuka hingga Juli 2026, dengan persyaratan meliputi fotokopi SKL, ijazah, kartu keluarga, akta kelahiran, serta pas foto 3×4.
“Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman resmi madtsamu.sch.id atau menghubungi layanan call center di 0812-9990-1956. Pendaftaran juga dapat dilakukan secara online melalui kanal yang telah disediakan oleh pihak madrasah” jelas Eko
Eko juga menutup wawancara dengan Jurnalis MPI PDM Kota Metro, bahwa dengan semangat “Aku Tunggu di Kampus Madtsamu Metro”, sekolah ini terus berkomitmen menjadi lembaga pendidikan unggul yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman. (Guswir)

