Minggu, April 26, 2026
BerandaBeritaTabligh Akbar PDM Kota Metro, Anwar Abbas Tegaskan Kedaulatan Bangsa Ditentukan oleh...

Tabligh Akbar PDM Kota Metro, Anwar Abbas Tegaskan Kedaulatan Bangsa Ditentukan oleh Penguasaan Ekonomi

METRO-Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. Anwar Abbas, menegaskan bahwa kedaulatan sejati sebuah bangsa tidak hanya bersandar pada pilar politik atau hukum, melainkan pada penguasaan sektor ekonomi bisnis. Hal tersebut disampaikannya dalam Tabligh Akbar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro di Masjid Amir Hamzah Edupark 29, Ahad (26/4/2026) pagi.

Di hadapan ribuan jamaah yang memadati masjid yang masih dalam proses pembangunan tersebut, Anwar Abbas membedah 12 pilar kehidupan bangsa, mulai dari agamawan, politisi, hingga TNI dan penegak hukum. Namun, ia memberikan catatan tebal pada sektor ekonomi.

“Dari semua pilar itu, yang paling menentukan adalah ekonomi. Umat Islam saat ini belum menjadi pemain utama dalam sektor bisnis strategis dunia. Kita harus berani naik kelas,” ujar Anwar Abbas yang disambut antusiasme jamaah.

Tokoh yang dikenal vokal ini menekankan bahwa Muhammadiyah tidak boleh merasa cukup hanya dengan menjadi kekuatan di bidang pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, potensi internal organisasi seperti iuran anggota, pengelolaan amal usaha, dan konsolidasi keuangan merupakan modal raksasa.

“Jika dikelola dengan efisiensi kolektif yang baik, ini bisa menjadi kekuatan ekonomi bernilai triliunan rupiah. Kelemahan kita selama ini adalah berjalan sendiri-sendiri. Kita harus berubah dari pola ‘memungut’ menjadi ‘menggali’ kekuatan sendiri,” tegasnya.

Dalam orasinya, Anwar Abbas juga memaparkan analisis geopolitik global. Ia menyebut bahwa dominasi Amerika Serikat saat ini tengah menghadapi tekanan ekonomi dan beban utang yang besar. Sejarah membuktikan bahwa tidak ada kekuatan dunia, mulai dari Romawi hingga Eropa, yang abadi.

Ia memprediksi dunia sedang bergerak menuju “Abad Asia”, di mana China, India, dan Indonesia akan menjadi poros baru. Indonesia sendiri diproyeksikan masuk dalam empat besar kekuatan ekonomi dunia pada 2040–2050.

“Namun ada syarat mutlaknya, yaitu persatuan umat. Ukhuwah antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama sebagai dua pilar bangsa harus diperkuat. Tanpa itu, peluang emas Indonesia hanya akan menjadi catatan sejarah yang hilang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Metro, H. Kustono, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran para tokoh dari berbagai penjuru Lampung. Ia menyebut bahwa meski bangunan Masjid Amir Hamzah masih tahap pembangunan, semangat jamaah yang hadir menunjukkan rasa memiliki yang luar biasa.

Senada dengan hal tersebut, pihak wakif, H. Tismayeti (Uni Titis), menyampaikan visinya untuk menjadikan kawasan Edupark 29 sebagai pusat peradaban baru di Kota Metro yang mengintegrasikan aktivitas religi, ekonomi, dan wisata.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, banyak tokoh seperti H. Lukman Hakim dan H. Qomaru Zaman, serta pimpinan, cabang, ranting dan amal usaha Muhammadiyah. Kehadiran ribuan jamaah dari Metro dan sekitarnya. (ims)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini