Senin, April 27, 2026
BerandaAUMPerkuat Ideologi dan Kualitas Layanan, SMK MUHIMA Gelar Ramadhan Camp

Perkuat Ideologi dan Kualitas Layanan, SMK MUHIMA Gelar Ramadhan Camp

LAMPUNG TIMUR – SMK Muhammadiyah 1 Margatiga (MUHIMA) menggelar kegiatan Ramadhan Camp yang ditujukan bagi para guru, hingga staf karyawan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Baru sekolah setempat pada Jumat malam (6/3/2026) ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman ideologi serta meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, buka puasa bersama, dan salat tarawih berjamaah. Agenda utama kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi bertajuk “Risalah Islam Berkemajuan” yang di pandu oleh Amir Ma’ruf, S.Pd.I, dengan tiga narasumber, yakni Badrus Solichin, S.Pd., dan Ahmad Sahri, M.Pd., dari Pleno PCM Margatiga, serta Imam Sapi’i, M.Pd., yang merupakan alumni angkatan kedua SMK Muhima.

Dalam paparan pertamanya, Badrus Solichin menekankan bahwa tauhid harus menjadi pondasi kokoh dalam setiap sendi kehidupan, termasuk dalam mengelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

“Mengembangkan amal usaha harus berlandaskan tauhid yang murni. Hal ini selaras dengan firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 24-25 mengenai perumpamaan pohon yang baik; akarnya kuat menghujam dan cabangnya menjulang ke langit,” ujar Badrus. Ia juga mengajak seluruh staf untuk meluruskan niat agar setiap kerja keras di sekolah bernilai ibadah dan membuahkan hasil terbaik.

Senada dengan hal tersebut, Imam Sapi’i yang kini sebagai Ketua MPI PDM Kota Metro, membagikan perspektifnya mengenai pengelolaan sekolah. Sebagai alumni, ia merasa nilai-nilai kemuhammadiyahan yang ia miliki saat ini adalah buah didikan para guru di Muhima.

“Guru harus menjadi teladan dalam mengamalkan nilai keislaman, melayani siswa dengan hati, serta mendorong potensi mereka demi prestasi masa depan,” ungkap Imam.

Ia juga mendorong agar SMK Muhima terus bertransformasi menjadi sekolah unggul dan modern yang menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan. Di akhir sesinya, Imam mengingatkan pentingnya penguatan promosi sekolah melalui media sosial agar jangkauan sekolah semakin luas.

Sementara itu, Sahri memaparkan profil kader Muhammadiyah dengan mengangkat kisah keteladanan tokoh nasional seperti Jenderal Sudirman dan Pak AR Fachrudin. Ia menekankan pentingnya kegigihan dalam perjuangan serta sikap tawadhu dalam pergaulan luas.

Tak hanya tokoh nasional, Sahri juga memberikan penghormatan kepada tokoh lokal yang merintis Muhammadiyah di Margatiga.

“Tentu kita tidak boleh melupakan jasa-jasa tokoh-tokoh seperti Pak Yahya yang merintis Muhammadiyah. Masih ada sekarang seperti pak Marja dan tokoh lainnya yang tetap selalui siap dilibatkan,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat hingga larut malam ini ditutup dengan sesi diskusi tanya jawab dan foto bersama seluruh peserta. (ims)

 

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini