Senin, April 27, 2026
BerandaAUMDari Ramadhan untuk Peradaban, IPM MTs Muhammadiyah Metro Cetak Kader Berintegritas

Dari Ramadhan untuk Peradaban, IPM MTs Muhammadiyah Metro Cetak Kader Berintegritas

Metro – Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah MTs Muhammadiyah Metro menggelar Pelatihan Sidang sekaligus Musyawarah Ranting (Musyran), bertempat di Aula MTs Muhammadiyah Metro. berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kaderisasi pada Sabtu, 28/2/2026.

Pelatihan yang diikuti seluruh pengurus dan calon pengurus PR IPM MTs Muhammasiyah Metro, sebagai bagian dari penguatan sistem organisasi sekaligus proses regenerasi kepemimpinan pelajar. Momentum Ramadan dimaknai bukan sekadar bulan ibadah spiritual, tetapi juga sebagai madrasah pembinaan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab kolektif.

Kayla Azkia Zahwa, selaku Ketua PR IPM MTs Muhammadiyah Metro, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musyran merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat ranting. Forum ini menjadi ruang evaluasi program kerja, penyampaian laporan pertanggungjawaban, serta pemilihan kepengurusan baru secara demokratis dan berintegritas.

Pembina IPM turut menekankan bahwa organisasi adalah laboratorium kepemimpinan. Melalui pelatihan sidang, kader dilatih memahami tata tertib persidangan, teknik berbicara yang sistematis, penyampaian pendapat secara santun, serta mekanisme pengambilan keputusan berbasis musyawarah mufakat.

Perwakilan Pimpinan Cabang IPM (PC IPM) menyampaikan apresiasi atas konsistensi kader IPM MTs Muhammadiyah Metro yang tetap produktif di bulan Ramadan. IPM, menurutnya, harus tampil sebagai pelopor pelajar berkemajuan—aktif, kreatif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam setiap gerakan.

Sementara itu, Eko Sumanto, Kepala MTs Muhammadiyah Metro, dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Ramadhan bukan alasan untuk menurunkan produktivitas, melainkan momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas diri, termasuk dalam berorganisasi.

“Musyawarah adalah ciri kepemimpinan yang dewasa. Di forum inilah para pelajar belajar berbeda pendapat tanpa bermusuhan, menyampaikan gagasan dengan adab, serta bertanggung jawab atas keputusan bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa, dengan semangat penguatan ideologi dan regenerasi kepemimpinan, Pelatihan Sidang dan Musyran ini diharapkan melahirkan kader IPM yang berintegritas, solid, dan progresif. Ramadhan pun kembali ditegaskan sebagai bulan produktif untuk menumbuhkan karakter pelajar Islami sekaligus memperkuat gerakan pelajar Muhammadiyah yang berkemajuan.(Guswir)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini