METRO-Tim Jurnalistik SMP Muhammadiyah 4 (SMP Mudipad) melaksanakan kegiatan praktikum jurnalistik dengan melakukan wawancara langsung bersama Kepala Sekolah, Agus Pujianto, pada Jumat,30/1/2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran literasi yang didampingi oleh guru pembimbing Abidin, serta menghadirkan Guswir, Jurnalis Muhammadiyah, sebagai pemateri jurnalistik.
Kepala SMP Muhammadiyah 4, Agus Pujianto, menyampaikan bahwa jurnalistik memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, khususnya dalam membangun budaya literasi di sekolah. Menurutnya, jurnalistik melatih siswa untuk menulis, menuangkan gagasan, serta memberitakan berbagai peristiwa agar dapat diketahui oleh masyarakat luas.
“Jurnalistik itu penting untuk belajar literasi, bagaimana menulis dan menuangkan kejadian-kejadian yang terjadi, lalu memberitakannya agar bisa diketahui oleh orang banyak,” ujar Agus Pujianto.
Ia juga menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung program-program yang membangun identitas SMP Muhammadiyah 4. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pemberian keringanan biaya pendidikan, khususnya bagi alumni SD/MI Muhammadiyah yang mendapatkan potongan SPP.

Selain itu, Agus Pujianto menekankan bahwa sekolah berupaya memfasilitasi seluruh bakat dan minat siswa.
“Saya berusaha memfasilitasi bakat dan minat setiap anak agar mereka semakin semangat belajar di sini. Semua potensi anak, baik akademik maupun nonakademik seperti olahraga, kita coba fasilitasi,” jelasnya.
Sementara itu, Abidin selaku guru pendamping kelas jurnalistik menyampaikan bahwa kegiatan praktikum ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa. Menurutnya, praktikum jurnalistik bertujuan membekali siswa dengan kemampuan dasar jurnalistik, mulai dari teknik wawancara, penulisan berita, hingga pemahaman etika penyampaian informasi.
“Melalui praktik langsung, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga berani bertanya, menulis, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab,” ungkap Abidin.
Dalam sesi materi dan praktik, Guswir menekankan pentingnya jurnalistik sebagai sarana pendidikan karakter. Ia menjelaskan bahwa jurnalistik melatih kejujuran, ketelitian, serta kepekaan sosial siswa terhadap lingkungan sekitar.
“Ini sebagai upaya literasi, mempertahankan sekolah dan Universitas dilingkungan Muhammadiyah di kalangan pelajar” katanya
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Jurnalis Sekolah di SMP/MTs kunjungan ke SD/MI dan SMA dan MA (di lingkungan Muhammadiyah), sedangkan yang SMA/MA kunjungan ke SMP/MTs (yang berada dilingkungan Muhammadiyah) bahkan SMA/MA kunjungan hingga ke Universitas Muhamadiyah Metro
ia menambahkan, bahwa kegiatan ini, agar minat siswa/siswi, tetap pada koridor Muhammadiyah, Kita tidak tahu 5-10 tahun yang akan datang,
“Saat ini tugas jurnalistik bukan hanya mencari berita, tapi bagaimana sekolah Muhammadiyah akan dipahami, bukan hanya orang tua, tapi calon peserta didik di setiap jenjang pendidikan masing-masing” jelas guswir yang sudah menulis di media sejak 2005 silam.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa juga berkesempatan menggali informasi langsung dari pimpinan sekolah sebagai narasumber utama. Kegiatan praktikum jurnalistik ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa terhadap dunia literasi dan media, sekaligus menjadi langkah awal dalam mencetak jurnalis pelajar yang kritis, santun, dan berintegritas di SMP Muhammadiyah 4. (Tim Jurnalis Mudipat)

