METRO – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, H. Kustono, S.Ag., pada Tabligh Akbar yang menghadirkan tokoh nasional, Dr. Anwar Abbas, M.M., M.Ag., di Masjid Amir Hamzah Edupark 29, Ahad (26/4/2026), melaporkan progres kerkembangan Edupark.
Dalam sambutannya, Kustono menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Buya Anwar Abbas di Kota Metro. Beliau juga secara khusus mengapresiasi kedermawanan keluarga Hi. Adri dan Hj. Tismayeti yang telah mewakafkan lahan Edupark 29.
“Pemberian wakaf ini ibarat rezeki anak sholeh. Percepatan pembangunan di PDM Kota Metro mungkin salah satu yang tercepat, meski saat ini progres fisik belum mencapai 50 persen,” ujar Kustono.
Kustono memuji kegesitan Buya Anwar Abbas yang meski telah senior, tetap aktif menyambangi para pewakif (wakif). Ia berharap, sesuai visi Buya Anwar, saat peresmian nanti fasilitas ini mampu mengundang tamu dari seluruh penjuru Indonesia.
Sementara itu, Ma’ruf Abidin, mewakili Ketua PWM Lampung, menegaskan bahwa masifnya penyerahan aset dari masyarakat kepada Muhammadiyah merupakan indikator nyata dari meningkatnya public trust atau kepercayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Sekretaris PWM Lampung tersebut menyampaikan fenomena menarik di mana pemberi wakaf kini tidak hanya datang dari kalangan internal warga persyarikatan, tetapi juga dari masyarakat umum.

“Pertumbuhan aset mulai dari lahan, pesantren, hingga fasilitas kesehatan yang kita terima belakangan ini menunjukkan bahwa publik percaya Muhammadiyah mampu mengelola amanah dengan profesional. Setiap wakaf bukan sekadar aset fisik, tapi amanah besar yang harus dijaga keberlangsungannya untuk kepentingan umat,” ungkapnya.
PWM Lampung merinci sejumlah capaian strategis, termasuk pengembangan lahan di Metro, Sidomulyo, Batanghari, hingga hibah dari pemerintah daerah yang diproyeksikan untuk pengembangan pendidikan tinggi.
Melihat antusiasme ribuan jamaah yang hadir dari berbagai kabupaten/kota seperti Trimurjo, Punggur, hingga Pekalongan, PWM Lampung menilai hal ini sebagai cerminan kekuatan struktur organisasi yang mengakar.
“Kehadiran jamaah hari ini menunjukkan betapa luas dan kuatnya jaringan kita di Lampung. Jika setiap daerah mengirim perwakilannya saja, kekuatan persyarikatan ini sudah terlihat luar biasa besar. Ini adalah modal sosial yang tidak ternilai,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, pihak wakif, H. Tismayeti (Uni Titis), menyampaikan visinya untuk menjadikan kawasan Edupark 29 sebagai pusat peradaban baru di Kota Metro yang mengintegrasikan aktivitas religi, ekonomi, dan wisata.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, banyak tokoh seperti H. Lukman Hakim dan H. Qomaru Zaman, serta pimpinan, cabang, ranting dan amal usaha Muhammadiyah. Kehadiran ribuan jamaah dari Metro dan sekitarnya. (ims)

