Metro — Program Vokasi Universitas Muhammadiyah (UM) Metro terus memperkuat implementasi pendidikan berbasis praktik melalui kebijakan Program Magang Wajib selama enam bulan bagi seluruh mahasiswa Diploma Tiga (D3). Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi institusi dalam meningkatkan kompetensi lulusan agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha (DUDI) serta tuntutan industri regional dan nasional.
Direktur Program Vokasi UM Metro, Sri Retnaning Rahayu, S.E., M.M. menyampaikan kepada Jurnalis MPI PDM Kota Metro bahwa program magang enam bulan diterapkan pada tiga program studi D3, yaitu Perbankan & Keuangan, Akuntansi, dan Sistem Informasi.
Selama menjalani magang, mahasiswa ditempatkan secara langsung di instansi mitra sebagai bagian dari pembelajaran profesional, penguatan tanggung jawab kerja, serta pembentukan etika dan budaya industri.
“Program magang ini dirancang agar mahasiswa vokasi benar-benar siap menghadapi dunia kerja. Mereka tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memahami budaya kerja, etika profesi, dan manajemen waktu,” ujar Direktur Program Vokasi UM Metro, pada Jum’at,6/2/2026.

Ia menambahkan bahwa angkatan pertama Program Vokasi UM Metro berjumlah 17 mahasiswa dan telah dilepas secara resmi pada Oktober 2025 lalu. Pelepasan mahasiswa magang tersebut dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Metro bersama Direktur Program Vokasi sebagai penanda dimulainya implementasi penuh pendidikan vokasi berbasis industri dan kemitraan strategis.
Menurut Direktur, kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara kampus dan dunia usaha dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul, adaptif, dan kompetitif.
Berdasarkan pemantauan Jurnalis MPI PDM Kota Metro, mahasiswa vokasi UM Metro telah ditempatkan pada berbagai mitra yang tersebar di wilayah Lampung dan memperoleh pengalaman kerja nyata di sektor publik maupun swasta.
Data yang dihimpun bahwa, mitra magang Program Vokasi UM Metro meliputi: Bank Metro Madani (5 orang), PT. Savetaxindo (2 orang), PT. MESVA (3 orang), BMT Surya Abadi Riyanto (2 orang), dan Bank BTPN Syariah (5 orang).
Rektor Universitas Muhammadiyah Metro menegaskan bahwa Program Vokasi merupakan langkah strategis kampus dalam menjawab tantangan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif.
“Melalui magang enam bulan ini, mahasiswa tidak hanya lulus dengan ijazah, tetapi juga dengan pengalaman kerja nyata. Ini adalah komitmen UM Metro dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dan berdampak,” tegas Rektor diruang kerjanya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa peserta magang Program Vokasi UM Metro menyampaikan bahwa program ini memberikan pengalaman profesional yang tidak sepenuhnya diperoleh di ruang kelas.
“Magang enam bulan ini sangat membantu kami memahami dunia kerja secara langsung. Kami belajar menerapkan teori, beradaptasi dengan lingkungan kerja, disiplin, serta membangun kepercayaan diri dan tanggung jawab sebagai calon profesional,” ungkapnya.
Direktur Program Vokasi UM Metro menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra industri, lembaga keuangan, UMKM, serta sektor teknologi informasi.
“Harapannya, kedepan lulusan Vokasi UM Metro, tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berwirausaha dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah, program magang bagi mahasiswa UM Metro ini, akan semakin meneguhkan peran UM Metro, sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri” harapnya.
(Guswir)

