METRO – Sebanyak 52 peserta dari 3 sekolah Muhammadiyah di Provinsi Lampung resmi dilepas untuk menghadiri ajang Temu Nasional Guru dan Siswa Penulis (TNGP) 2026 yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 7–8 November 2026. Acara pelepasan berlangsung di Halaman Kampus 2 SD Muhammadiyah Metro Pusat.
Rombongan yang terdiri dari siswa, wali murid, dan guru pendamping tersebut dilepas secara resmi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, Hi. Kustono, S.Ag., dengan didampingi Kepala SD Muhammadiyah Metro Pusat, Ihwan, S.Ag., M.Pd., serta Pemimpin Redaksi Inspira, Adzani Iqbal.
Dalam delegasi ini, SD Muhammadiyah Metro Pusat mencatatkan jumlah peserta terbanyak dari Lampung dengan mengutus 31 siswa mulai dari jenjang kelas 2 hingga kelas 6. Selain itu, kontingen Lampung juga diperkuat oleh peserta dari Tulang Bawang Barat sebanyak 4 orang, MIM Taman Sari Purbolinggo, serta perwakilan SMP alumni SD Muhammadiyah sebanyak 2 orang.
Kepala SD Muhammadiyah Metro Pusat, Ihwan, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas keberangkatan para siswa yang akan berjejaring dengan para penulis cilik dan guru dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Kalimantan hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Alhamdulillah sore hari ini kita siap berangkat menuju Jogja. Peserta dari SD Muhammadiyah Metro Pusat menjadi yang paling banyak mewakili Lampung. Di sana nanti anak-anak akan bertemu dengan seluruh penulis cilik se-Indonesia,” ujar Ihwan.
Dalam arahannya, Ketua PDM Kota Metro, Hi. Kustono, S.Ag., menekankan empat poin penting yang harus dipegang teguh oleh seluruh anggota kontingen selama berada di perantauan:
- Menjaga Kesehatan: Memastikan kondisi fisik tetap prima selama berada di tempat yang baru.
- Menjaga Ibadah: Tetap disiplin menjalankan salat dan ibadah meski sedang dalam kondisi perjalanan (safar).
- Menjaga Nama Baik: Menjaga kehormatan almamater sekolah, daerah asal (Metro, Tubaba, Lampung), serta perserikatan Muhammadiyah.
- Menjaga Santun dan Silaturahmi: Menunjukkan karakter serta akhlak terbaik saat berinteraksi dengan sesama peserta dari seluruh Indonesia, sembari terus menjaga komunikasi dengan guru pendamping dan orang tua.
“Anak-anakku sekalian membawa misi daerah dan organisasi. Jaga nama baik almamater dan perserikatan Muhammadiyah. Tunjukkan bahwa siswa dari Metro dan Lampung memiliki nilai-nilai karakter terbaik,” tegas Kustono.
Pelepasan rombongan ditandai secara resmi dengan pembacaan basmalah oleh Ketua PDM Kota Metro sebelum kontingen memulai perjalanan darat menuju Yogyakarta. (ims)

