Kamis, November 5, 2026
BerandaBeritaDAM-Nas 2026 Dorong Lahirnya Kader IMM yang Humanis dan Transformatif

DAM-Nas 2026 Dorong Lahirnya Kader IMM yang Humanis dan Transformatif

METRO – Darul Arqam Madya Nasional (DAM-Nas) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Metro menjadi salah satu upaya untuk membentuk kader yang strategis, humanis, dan transformatif. Kegiatan yang berlangsung pada 4–8 November 2026 di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Metro ini diharapkan mampu melahirkan kader yang tidak hanya berkembang dalam organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan akademis dan masyarakat.

Saat konferensi pers, Ketua Pelaksana DAM-Nas PC IMM Kota Metro, Muchtar Efendi, menjelaskan bahwa Darul Arqam Madya merupakan salah satu jenjang perkaderan utama dalam IMM. Tahapan ini dilaksanakan setelah Darul Arqam Dasar (DAD) dan sebelum memasuki jenjang tertinggi, yaitu Darul Arqam Paripurna (DAP).

Mengusung tema “Membentuk Kader Strategis yang Humanis dan Transformatif”, kegiatan ini berfokus pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan serta pembaruan dalam diri kader. Muchtar menyampaikan bahwa nilai humanisasi juga memiliki keterkaitan dengan konsep kampus profetik profesional yang diterapkan Universitas Muhammadiyah Metro.

Menurutnya, nilai transformatif menjadi salah satu hal penting yang perlu dimiliki seorang kader. Nilai tersebut berkaitan dengan kemampuan untuk menghadirkan pembaruan, baik dalam pemikiran, gagasan, maupun tindakan. Dengan demikian, kader IMM diharapkan mampu membawa perubahan positif, khususnya di lingkungan akademis.

“Sebagai akademisi, khususnya akademisi Islam, kita membawa nilai-nilai pembaruan terhadap pemikiran, gagasan, dan tindakan,” terangnya.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap peserta DAM-Nas nantinya diwajibkan menyusun program melalui Rencana Tindak Lanjut (RTL). Program tersebut menjadi bentuk implementasi dari proses perkaderan yang telah diikuti dan harus dilaksanakan setelah kegiatan selesai.

“Melalui RTL, setiap kader diharapkan mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama perkaderan ke dalam lingkungan kampus masing-masing. Bagi kader yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Metro, program tersebut diharapkan dapat menghadirkan gagasan baru serta memberikan dampak positif bagi perkembangan kehidupan akademis.” imbuhnya.

Selain itu, Muchtar berharap para kader tetap berpegang pada nilai-nilai ke-IMM-an, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Hal ini penting agar kader tidak hanya memiliki pemahaman organisasi, tetapi juga mampu merespons berbagai perubahan dan persoalan di lingkungan sekitarnya. Team one)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini