METRO – Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur’an SD Muhammadiyah Metro Pusat resmi memulai kembali pembelajaran perdana tahun ajaran 2026/2027. Pembukaan kegiatan tersebut berlangsung di kampus 2 Rabu, (21/7/2026).
Direktur Rumah Tahfidz, Siti Maimunah, M.Pd., mengungkapkan bahwa sebanyak 235 siswa terdaftar sebagai peserta pada tahun ajaran ini. Untuk menunjang proses belajar, pihak sekolah telah menyiapkan 33 guru pendamping.
“Setiap kelompok belajar nantinya akan diisi oleh 8 hingga 12 siswa agar pembelajaran lebih efektif,” ujar Siti Maimunah.
Ia menjelaskan, program ini bertujuan membantu sekolah menuntaskan target hafalan para peserta didik. Target tersebut disesuaikan dengan jenjang kelas, yakni: kelas 1–3: Tuntas hafalan Juz 30 dan kelas 4–6: Tuntas hafalan Juz 29.

Selain program hafalan (Tahfidz), Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur’an juga menawarkan materi pembelajaran lain, seperti Tahsin (perbaikan bacaan), Tartil, dan Tilawah.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), Syaefudin Habib, berharap Rumah Tahfidz Cahaya Al-Qur’an dapat menjadi wadah yang penuh keberkahan untuk melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia, disiplin, dan berprestasi.
“Semoga setiap ayat yang dibaca, dihafalkan, dan diamalkan menjadi cahaya yang menerangi hati para peserta didik, guru, serta seluruh keluarga besar sekolah,” ungkap Syaefudin.
Ia menambahkan, keterlibatan semua pihak sangat krusial dalam keberhasilan program ini. Diharapkan Rumah Tahfidz tidak hanya mencetak penghafal Al-Qur’an yang kuat secara ingatan, tetapi juga membentuk karakter siswa yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Semoga program ini mendapat dukungan penuh dari orang tua, guru, dan masyarakat agar terus berkembang melahirkan generasi berilmu dan berkarakter Islami yang menjadi kebanggaan sekolah, Persyarikatan Muhammadiyah, bangsa, serta umat,” pungkasnya. (az)

