METRO – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, H. Kustono, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Lazismu Kota Metro dalam menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia menilai, program bantuan dan pemberdayaan yang dijalankan Lazismu telah mencerminkan empat pilar Gerakan Islam Berkemajuan Muhammadiyah, yakni gerakan dakwah, tajdid, ilmu, dan amal.
“Gerakan yang dilakukan Lazismu hari ini bukan sekadar santunan, melainkan bentuk dakwah, pendidikan, dan amal nyata. Inilah wajah Muhammadiyah yang terus menghadirkan solusi bagi masyarakat,” tegas Kustono saat memberikan sambutan pada kegiatan “Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas” di Aula PDM Kota Metro, Rabu (22/7/2026).
Kustono juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Lazismu, mengingat pengelolaannya yang dinilai senantiasa amanah dan profesional.
Pada kegiatan bertema “Muharram Berkah: Menebar Kasih Sayang Menumbuhkan Harapan Bersama Lazismu” ini, Lazismu Kota Metro menyalurkan bantuan kepada 150 siswa jenjang SMP dan SMA sederajat. Para penerima manfaat terdiri atas anak yatim, yatim piatu, serta penyandang disabilitas dari keluarga kurang mampu.

Ketua Lazismu Kota Metro, H. Bekti Satriadi, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak sekadar bersifat materi, melainkan juga berfokus pada pembangunan mental dan spiritual mustahik.
“Setiap pentasarufan Lazismu akan selalu dibarengi pembinaan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas para penerima manfaat. Kami ingin mereka tetap semangat dan tidak minder meraih masa depan,” kata Bekti.
Ia menambahkan, program “Lebaran Yatim” merupakan bagian dari sinergi program nasional Kementerian Agama. Selain itu, Lazismu Kota Metro juga tengah menyiapkan berbagai program sosial lain seperti pelatihan guru TPQ, bedah rumah, hingga pembinaan mualaf.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro, H. Abdul Haris, S.Ag., M.H.I. Menurutnya, Muhammadiyah melalui Lazismu secara konsisten hadir memberikan pelayanan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Muhammadiyah bukan hanya lembaga pendidikan dan dakwah, melainkan organisasi yang selalu hadir menyantuni masyarakat. Untuk anak-anak penerima bantuan, yakinlah bahwa ilmu dan adab yang baik akan mengangkat derajat kalian tanpa memandang status ekonomi,” pesan Abdul Haris.
Acara yang turut dihadiri oleh Direktur RSU Muhammadiyah Metro dr. Nil Rahmayeni, jajaran Majelis PDM Kota Metro, serta perwakilan mitra seperti PB Swalayan ini ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis dan seminar motivasi bersama narasumber Dr. Agus Wibowo. (red)

