Jumat, Juli 17, 2026
BerandaAUMKolaborasi Jadi Kunci, FAI UM Metro Perkuat Sinergi dengan FSIP UM Surabaya

Kolaborasi Jadi Kunci, FAI UM Metro Perkuat Sinergi dengan FSIP UM Surabaya

SURABAYA – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan Kunjungan Kelembagaan dan Pengembangan Kemahasiswaan ke Fakultas Studi Islam dan Peradaban (FSIP) Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang diikuti 108 mahasiswa, enam dosen, dan satu tenaga kependidikan ini menjadi bagian dari rangkaian Kuliah Kerja Lapangan (KKL) untuk memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring antarperguruan tinggi Muhammadiyah.

Rombongan FAI UM Metro disambut Dekan FSIP UM Surabaya Dr. Thoat Setiawan, M.H.I., Wakil Rektor IV Bidang Riset, Kerja Sama, dan Digitalisasi Dr. Radius Setiyawan, S.Pd., M.A., beserta jajaran wakil dekan, ketua program studi, dosen, dan mahasiswa dari kedua institusi.

Dekan FAI UM Metro, Muhammad Nur, M.Kom.I, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan implementasi pembelajaran di luar kelas agar mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai tata kelola fakultas, inovasi akademik, dan pengembangan kemahasiswaan.

“Kami berharap kunjungan ini dapat melahirkan kolaborasi nyata dalam pengembangan kelembagaan, akademik, dan kemahasiswaan yang berdampak bagi kedua institusi. Apa yang menjadi praktik baik di FSIP UM Surabaya dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan FAI UM Metro, begitu pula sebaliknya,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Dekan FSIP UM Surabaya, Dr. Thoat Setiawan, M.H.I., menegaskan bahwa perguruan tinggi harus terus memperbarui wawasan dan membangun tradisi saling belajar. Menurutnya, sebagaimana para ulama terdahulu saling bertukar ilmu, kampus juga harus membuka ruang kolaborasi agar lahir inovasi dan kemajuan bersama.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UM Surabaya, Dr. Radius Setiyawan, S.Pd., M.A., menekankan bahwa era pendidikan tinggi saat ini adalah era kolaborasi. Menurutnya, ukuran keberhasilan kerja sama bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan implementasi program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan institusi.

“Kami ingin kerja sama diwujudkan dalam aksi nyata, seperti pertukaran mahasiswa, riset bersama, internasionalisasi, digitalisasi, hingga pengembangan kapasitas kelembagaan. Kolaborasi harus menghasilkan dampak yang dapat dirasakan bersama,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung berupa sesi pemaparan, diskusi, dan tanya jawab mengenai pengelolaan fakultas, pengembangan program studi, internasionalisasi, serta strategi peningkatan kualitas layanan kemahasiswaan, serta diakhari dengan sesi foto bersama,(mpi/mu_nu)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini