METRO-SMA Muhammadiyah 2 Metro sukses menggelar Acara Silaturahmi, Pelepasan Siswa Kelas 12, sekaligus Pembagian Rapor Kenaikan Kelas untuk siswa kelas 10 dan 11. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini diselenggarakan di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pengawas Pembina Dinas Pendidikan Kota Metro Awet Setyawan, M.Pd., Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Metro Pusat M. Arqom, S.Ag., Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Metro Drs. Joko Widodo, M.Pd., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Metro Pusat Dr. Eko Susanto, M.Pd., serta Ketua Tim Pengembang SMA Muhammadiyah 2 Metro Ihwan, S.Ag., M.Pd. Turut hadir pula jajaran dewan guru, staf tata usaha, serta para wali murid.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Muhammadiyah 2 Metro menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi tanpa lelah dari para wakil kepala sekolah, dewan guru, dan staf tata usaha yang telah membimbing siswa dari pagi hingga sore hari. Ia juga mengapresiasi kepercayaan besar yang diberikan oleh para wali murid.
Secara resmi, pihak sekolah menyerahkan kembali para siswa kelas 12 kepada orang tua masing-masing setelah menyelesaikan masa studi selama tiga tahun. Kepada para lulusan, Kepala Sekolah menitipkan tiga pesan penting sebagai bekal menghadapi ujian kehidupan yang sesungguhnya:
- Pertama: Jangan pernah meninggalkan ibadah dan senantiasa menjaga salat di mana pun berada.
- Kedua: Menjaga nama baik almamater SMA Muhammadiyah 2 Metro dan mengenalkannya sebagai sekolah yang luar biasa di masyarakat luas.
- Ketiga: Menjadi versi terbaik dari diri sendiri dengan mengejar cita-cita lewat kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras.
Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Metro, Drs. Joko Widodo, M.Pd., dalam penguatannya menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa yang telah lulus. Ia mengingatkan para orang tua agar tidak berkecil hati terhadap potensi anak, karena setiap anak diciptakan dengan kecerdasan yang berbeda-beda.
“Allah SWT tidak pernah gagal dalam menciptakan makhluk-Nya. Manusia memiliki delapan jenis kecerdasan. Anak yang kurang menonjol di matematika, bisa jadi memiliki keunggulan luar biasa di bidang olahraga, bahasa, atau seni. Di SMA Muhammadiyah 2, mereka telah dibekali pendidikan karakter dan keislaman yang kuat,” ujar Joko Widodo.
Ia juga menambahkan bahwa berkat kerja keras Tim Pengembang Sekolah, SMA Muhammadiyah 2 Metro terus mengalami percepatan kemajuan fasilitas dan peningkatan kepercayaan dari masyarakat. Bagi lulusan yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, ia mendorong mereka untuk memanfaatkan akses ke Universitas Muhammadiyah (UM) Metro yang menyediakan berbagai fakultas serta program beasiswa bagi siswa kurang mampu.
Sebagai penutup rangkaian pengarahan, Ketua PCM Metro Pusat, M. Arqom, S.Ag., memberikan tausiyah yang menyentuh realitas sosial masa kini. Menghubungkan momen pelepasan dengan usia sekolah yang telah menginjak 43 tahun serta menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu untuk kebaikan.
Arqom menyoroti tantangan zaman digital yang semakin kompleks. Ia mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap penggunaan ponsel pintar (smartphone) pada anak guna menghindari dampak negatif seperti penipuan siber (cyber scams) hingga kemerosotan moral remaja.
Kepada para siswa, ia memberikan motivasi besar untuk terus mengeksplorasi minat dan bakat tanpa rasa takut.
“Dunia di luar sana penuh dengan peluang. Jangan pernah takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Jadilah versi terbaik dari dirimu sendiri,” tegasnya sembari mengutip filosofi penemu lampu pijar, Thomas Alva Edison.
Acara diakhiri dengan prosesi foto bersama, dan serta dalam suasana haru saling bersalaman dengan para guru, siwa dan walimurid. (ims)

