Kamis, Mei 28, 2026
BerandaBeritaMPM PWM Lampung Fasilitasi 75 Difabel Kelola 11 Ekor Hewan Kurban

MPM PWM Lampung Fasilitasi 75 Difabel Kelola 11 Ekor Hewan Kurban

PESAWARAN-Sebanyak 75 penyandang disabilitas (difabel) dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Lampung berkumpul dan bersinergi melaksanakan ibadah penyembelihan hewan kurban berupa 11 ekor kambing. Kegiatan penuh khidmat ini digelar di Rumah Pemberdayaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, yang berlokasi di Desa Negeri Sakti, Kabupaten Pesawaran.

Acara tahunan ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus LAZISMU Wilayah Lampung, Ketua Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU) Lampung, serta para tokoh penggerak inklusi setempat.

Ketua Bidang Khusus Difabel MPM PWM Lampung, Ida Christina, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ritual ibadah tahunan, melainkan sebuah ruang pembuktian bagi kelompok disabilitas.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan mental dan memberikan ruang nyata bahwa para difabel itu bisa diajak berkarya dan produktif. Mereka bukan hanya menerima, tetapi juga mampu menjadi pelaku aktif dalam kegiatan sosial keagamaan,” ujar Ida Christina di sela-sela acara.

Ida juga menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta difabel yang hadir dari berbagai penjuru daerah, mulai dari Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Bandar Lampung, hingga Pringsewu.

“Mereka memiliki semangat yang sama: ingin terus dilibatkan dan berkontribusi aktif dalam setiap event dan syiar yang diadakan oleh Muhammadiyah,” tambahnya.

Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh kelancaran acara ini. Pihak penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Pleno PWM Lampung, LAZISMU Lampung, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK), serta Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU).

Untuk diketahui, pelaksanaan ibadah kurban bersama kelompok disabilitas ini merupakan agenda rutin tahunan yang diinisiasi oleh Bidang Komunitas Khusus MPM PWM Lampung. Melalui program konsisten ini, diharapkan tercipta lingkungan inklusif di mana semua lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk beribadah dan menebar kebaikan. (ims)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini