AGAM-Tim Relawan Muhammadiyah Lampung terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana di Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Fokus utama kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (12/12) ini adalah pemberian pelayanan kesehatan dan dukungan psikososial, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.
Menurut laporan tim, tim relawan dikerahkan dalam tiga kelompok utama: Tim Psikososial, Tim Kesehatan, dan Tim Manajemen Pos. Sinergi ketiga tim ini dirancang untuk memastikan bantuan yang diberikan berjalan terstruktur dan tepat sasaran dalam fase pemulihan.
Tim Psikososial menjalankan peran krusial dalam memulihkan kondisi mental anak-anak pascabencana. Sebanyak 35 anak menjadi sasaran dalam kegiatan ini.
“Melalui berbagai permainan, cerita, dan aktivitas kreatif, tim berupaya mengembalikan keceriaan dan rasa aman pada anak-anak yang mungkin mengalami trauma dan kecemasan,” jelas salah satu tim.

Selain itu, kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) juga dilaksanakan untuk 20 anak. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan pendidikan agama dan menyediakan rutinitas positif di tengah kondisi pemulihan. Anak-anak menerima pengajaran dan pendampingan membaca Al-Qur’an serta materi keagamaan dasar.
Sementara itu, Tim Kesehatan sigap memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Pelayanan ini penting untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga dan mengantisipasi munculnya penyakit pascabencana.
Tercatat sebanyak 41 jiwa telah mendapatkan layanan kesehatan. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pemberian obat-obatan, hingga edukasi kesehatan yang penting bagi masyarakat terdampak.

Tidak hanya fokus pada pelayanan langsung, Tim Manajemen Pos juga melaksanakan koordinasi penting untuk menjamin keberlanjutan program, terutama dalam aspek pendidikan.
Koordinasi dilakukan bersama Kepala TPA dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) setempat. Hal ini bertujuan untuk menyusun rencana jangka panjang dukungan pendidikan serta mengintegrasikan program relawan dengan kebutuhan institusi pendidikan lokal.
Kehadiran Relawan Muhammadiyah Lampung di Jorong Labuah diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan, baik fisik maupun mental masyarakat, sekaligus menjadi contoh sinergi antar-daerah dalam penanggulangan bencana di Indonesia. (red)

