(Wawancara Khusus Bersama Dr. Muhammad Shofwan Taufiq)
Di tengah kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat dan terstandarisasi secara nasional, perguruan tinggi dituntut tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga mampu menghadirkan nilai tambah yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dalam konteks ini, Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) mengambil peran strategis dengan menggabungkan kualitas pendidikan berbasis standar nasional, penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta membuka akses seluas-luasnya melalui berbagai skema pembiayaan dan beasiswa.
Keunggulan UM Metro tidak hanya terletak pada aspek institusional, tetapi juga diperkuat oleh karakter Kota Metro yang unik, biaya hidup relatif terjangkau, lingkungan sosial yang sederhana dan tidak hedonistik, serta fasilitas perkotaan yang memadai. Kombinasi ini menjadikan UM Metro sebagai ruang tumbuh yang ideal bagi mahasiswa, baik secara akademik, sosial, maupun spiritual.
Menurut Dr. Shofwan, sistem pendidikan tinggi di Indonesia kini telah mengalami standarisasi ketat melalui mekanisme akreditasi nasional yang dikelola oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi serta Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Standar ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kurikulum, kualitas dosen, tata kelola kelembagaan, hingga luaran lulusan.
“Dengan standar yang sama, kampus di daerah seperti Metro memiliki peluang yang sama dengan kota besar. Yang menentukan adalah kualitas dan komitmen dalam menjaga mutu pendidikan,” ujarnya kepada Jurnalis MPI PDM Kota Metro, pada Kamis,2/4/2026.
Ia menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi sekat antara kampus pusat dan daerah. Perguruan tinggi dinilai bukan dari lokasi geografis, melainkan dari konsistensi dalam memenuhi indikator mutu.
Di sisi lain, Kota Metro juga menjadi nilai tambah tersendiri. Biaya hidup yang relatif terjangkau, mulai dari tempat tinggal, konsumsi, hingga transportasi, menjadi pertimbangan penting bagi mahasiswa dan orang tua. Fasilitas kota yang memadai serta karakter masyarakat yang ramah dan sederhana turut menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
“Ini menjadi ekosistem ideal: biaya hidup terjangkau, fasilitas cukup, dan lingkungan sosial yang mendukung pembentukan karakter,” ungkapnya.
Sebagai Kampus Profetik, UM Metro mengusung konsep pendidikan Islam modern yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter berbasis nilai-nilai kenabian (prophetic values), seperti integritas, kejujuran, kepedulian sosial, dan kepemimpinan.
Pendekatan ini memadukan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dengan pengembangan ilmu pengetahuan, sehingga melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial.
Dari sisi akademik, UM Metro menawarkan program studi yang lengkap dan terakreditasi, mencakup 8 program Pascasarjana (S2), 23 program Sarjana (S1), serta 3 program Vokasi (D3). Seluruh program dirancang berbasis Outcome-Based Education (OBE), yang menekankan pada capaian kompetensi lulusan, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun soft skills.
Didukung oleh dosen berkualifikasi, suasana akademik yang kondusif, serta jejaring kerja sama kelembagaan, UM Metro terus berkomitmen mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Salah satu program unggulan adalah Fakultas Kedokteran (FK) yang menyelenggarakan S1 Kedokteran, Pendidikan Profesi Dokter, serta S1 Sains Biomedis. Seluruh program ini telah terakreditasi Baik dan dirancang secara terintegrasi antara teori dan praktik, termasuk pengalaman klinis di fasilitas kesehatan mitra.
Dr. Shofwan menegaskan bahwa seleksi masuk Fakultas Kedokteran dilakukan secara ketat, meliputi tes akademik, kesehatan, dan psikologi.
“Kami ingin melahirkan dokter-dokter hebat, maka sejak awal sudah ada passing grade yang tinggi dan seleksi yang ketat,” jelasnya.
Selain kompetensi akademik, mahasiswa juga dibekali etika profesi, kemampuan komunikasi dokter-pasien, serta nilai kemanusiaan.
Dengan semangat “Semua Bisa Kuliah”, UM Metro menyediakan berbagai program beasiswa, seperti KIP Kuliah, beasiswa prestasi, tahfiz, dan internal kampus. Meski demikian, seluruh program tetap berbasis kuota dan melalui proses seleksi.
Dari sisi fasilitas, UM Metro didukung oleh laboratorium, klinik kesehatan, perpustakaan modern, serta jaringan Muhammadiyah secara nasional.
Hal ini turut membuka peluang karier luas bagi lulusan di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, swasta, pendidikan, hingga kewirausahaan.
Khusus lulusan Fakultas Kedokteran, peluang berkarier terbuka luas di rumah sakit, klinik, maupun layanan kesehatan lainnya.
Bagi calon mahasiswa, pendaftaran UM Metro dapat dilakukan secara online melalui penmaru.ummetro.ac.id maupun secara langsung di Kampus I UM Metro, Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116, Kota Metro, dengan layanan informasi di nomor 0858 9666 6588.
Pada akhirnya, dengan program studi yang lengkap, biaya pendidikan yang terjangkau, serta penguatan nilai sebagai Kampus Profetik, UM Metro semakin mengukuhkan diri sebagai kampus pilihan masa depan, bukan sekadar tempat menempuh pendidikan, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan bagi generasi profesional berintegritas. (Guswir)

