METRO — Enam kader terbaik alumni MA Muhammadiyah Metro masuk dalam daftar calon formatur pada Musyawarah Daerah (Musyda) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Metro ke-XIII. Musyda tersebut berlangsung pada 14–16 Agustus 2026 di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro.
Keenam kader tersebut merupakan utusan Pimpinan Cabang IPM Metro Pusat yang sebelumnya aktif dalam proses perkaderan IPM sejak tingkat ranting hingga cabang. Mereka adalah Ibnu Azis Zakaria, Fawaz Khoirullah, Azmi Sari Rinjani, Hafidz Sena, Imam Choiruddin, dan Fitratul Afwa.
Ketua IPM Daerah Kota Metro, Fitra Yoga, mengapresiasi kiprah perkaderan yang dilakukan MA Muhammadiyah Metro. Menurutnya, munculnya sejumlah kader alumni madrasah tersebut dalam Musyda IPM Kota Metro menjadi bukti bahwa proses perkaderan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu melahirkan kader yang siap mengambil peran dalam organisasi.

“Ini menjadi suatu gebrakan yang luar biasa melalui perkaderan MA Muhammadiyah Metro yang terus memberikan support terhadap siswa-siswinya untuk aktif berorganisasi. Mereka dididik melalui berbagai kegiatan kepemimpinan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, mulai dari tingkat ranting,” ujar Fitra Yoga.
Ia berharap pola perkaderan serupa dapat diterapkan oleh sekolah dan madrasah lainnya di Kota Metro sehingga semakin banyak kader pelajar yang memiliki pengalaman organisasi dan mampu berkompetisi dalam forum-forum permusyawaratan IPM di tingkat yang lebih tinggi.
Lebih lanjut, Fitra Yoga berpesan agar Musyda XIII tidak hanya dimaknai sebagai momentum untuk memilih pemimpin baru, tetapi juga menjadi forum untuk menentukan arah gerakan IPM Kota Metro ke depan.
“Jadikan Musyda ini bukan sekadar memilih siapa yang memimpin, tetapi menentukan arah gerakan IPM ke depan. Siapapun yang nanti terpilih, mari tetap satu barisan, saling menguatkan, dan membawa IPM Kota Metro semakin kolaboratif, adaptif, dan berdampak,” katanya. (red)

