Selasa, Juni 23, 2026
BerandaAUMHadir Di Serpong, Kepala SD Muhammadiyah Metro Pusat Diundang Bimtek Nasional Sekolah...

Hadir Di Serpong, Kepala SD Muhammadiyah Metro Pusat Diundang Bimtek Nasional Sekolah PM dan KKA

Serpong, 22 Juni 2026 – SD Muhammadiyah Metro Pusat menjadi salah satu sekolah yang terpilih mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang diselenggarakan Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 22–25 Juni 2026 di Swiss-Belhotel Serpong, Tangerang Selatan.
Kegiatan berskala nasional tersebut secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal (PAUD Dikdasmen dan PNF), Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D. Bimtek diikuti oleh kepala sekolah dari 139 sekolah perwakilan 110 kabupaten/kota yang berasal dari 36 provinsi di Indonesia dan telah ditetapkan sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial.
SD Muhammadiyah Metro Pusat diwakili langsung oleh Kepala Sekolah, Ihwan, S.Ag., M.Pd. Keikutsertaan ini menjadi wujud komitmen sekolah dalam mendukung transformasi pendidikan serta penguatan kompetensi peserta didik di era digital.
Sebelum pembukaan resmi, Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch. Salim Somad, S.Kom., M.Pd., menyampaikan laporan kegiatan. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa Direktorat Sekolah Dasar telah menetapkan 325 satuan pendidikan sebagai Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial.


Menurut Salim Somad, sekolah model diharapkan menjadi pusat praktik baik (center of excellence), ruang uji coba inovasi pembelajaran, sekaligus penggerak ekosistem pendidikan di daerah masing-masing. Selain itu, kegiatan bimtek bertujuan menyelaraskan pemahaman kepala sekolah terhadap kebijakan Pembelajaran Mendalam dan Koding-Kecerdasan Artifisial, memperkuat kesiapan satuan pendidikan, serta membantu penyusunan rencana aksi yang realistis dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Gogot Suharwoto menegaskan pentingnya transformasi pembelajaran untuk menjawab tantangan abad ke-21. Menurutnya, sekolah perlu menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, serta mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.
“Sekolah model memiliki peran strategis sebagai penggerak dan contoh praktik baik dalam penerapan Pembelajaran Mendalam serta pengembangan kompetensi digital peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk memastikan implementasinya berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujar Gogot.
Ia juga menjelaskan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam menjadi salah satu strategi untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu memahami, menerapkan, serta mengembangkan pengetahuan dalam kehidupan nyata.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan kebijakan, pendalaman konsep Pembelajaran Mendalam, implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial, berbagi praktik baik dari berbagai daerah, serta menyusun rencana tindak lanjut yang akan diterapkan di sekolah masing-masing.
Keikutsertaan SD Muhammadiyah Metro Pusat dalam kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat peran sekolah sebagai pelopor inovasi pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Melalui program Sekolah Model, SD Muhammadiyah Metro Pusat berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan berkualitas serta menjadi rujukan praktik baik dalam implementasi Pembelajaran Mendalam dan Koding-Kecerdasan Artifisial di Kota Metro maupun Provinsi Lampung. (lef.s)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini