METRO-Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro menggandeng Pusat Kerja Sama dan Urusan Internasional (PKS-KUI) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro untuk menggelar pelatihan jurnalistik. Rencana tersebut dibahas dalam kunjungan silaturahmi MPI PDM Kota Metro dengan Badan Pembina Harian (BPH) dan Rektor UM Metro, Rabu (3/6/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Ruang Rapat BPH UM Metro tersebut dipimpin langsung oleh Ketua MPI PDM Kota Metro, Imam Sapi’i. Ia hadir didampingi oleh Wakil Ketua Muhammad Nur, Sekretaris Lefran S. Sasabone, serta Ketua Bidang Informasi Irfana FF. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Badan Pembina Harian (BPH), Rektor, dan jajaran Wakil Rektor UM Metro.
Dalam audiensi tersebut, Imam Sapi’i menyampaikan bahwa silaturahmi ini bertujuan untuk mematangkan kerja sama dengan PKS-KUI UM Metro yang turut membidangi publikasi.
“Terima kasih, kami sudah diterima oleh pimpinan UM Metro. Sebelumnya kami telah melakukan pembicaraan dengan unit KUI untuk menyelenggarakan pelatihan jurnalistik bersama untuk penulisan berita, feature, esay dan opini,” ungkap Imam.
Imam menjelaskan, pelatihan ini ditargetkan terlaksana pada akhir Juni mendatang. Adapun sasaran pesertanya meliputi para kontributor dan ofisial amal usaha pendidikan, amal usaha kesehatan, pimpinan daerah, serta perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Provinsi Lampung.
“Kegiatan ini bertujuan mendorong semangat para kontributor di lingkungan Muhammadiyah agar lebih maksimal dalam memproduksi berita. Insyaallah, kita akan menghadirkan narasumber nasional yang sudah berpengalaman di bidang jurnalistik,” tambahnya.
Kepala PKS-KUI UM Metro, Yasmika Baihaqi, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara program KUI dan MPI PDM Kota Metro. “Kita juga akan melibatkan setiap fakultas di UM Metro untuk memaksimalkan kemampuan penulisan jurnalistik berupa pemberitaan,” tuturnya.
Rencana kerja sama ini mendapat dukungan penuh dari Ketua BPH UM Metro, Dr. Mukhtar Hadi, M.Si. Ia menilai pelatihan ini sangat krusial sebagai bagian dari syiar persyarikatan.
“Kegiatan ini sangat baik dan perlu kita dukung, sebab pemberitaan Muhammadiyah sebagai syiar dakwah harus terus dipublikasikan,” tegas Mukhtar.
Ia juga menyoroti masih minimnya publikasi kegiatan Muhammadiyah di luar Kota Metro akibat terbatasnya kemampuan SDM di bidang jurnalistik. “Pemberitaan di Metro sudah sangat baik. Karena itu, keahlian ini perlu ditularkan ke daerah-daerah lain, baik di tingkat persyarikatan maupun amal usaha Muhammadiyah,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., juga memberikan apresiasi dan lampu hijau. Ia mengaku telah mendapat laporan dari Kepala KUI terkait rencana kolaborasi ini. “Silakan dilanjutkan, dan kemas kegiatan ini dengan sebaik mungkin,” pungkasnya. (red.mpi)

