Minggu, Mei 3, 2026
BerandaOrtomRefleksi Milad Pemuda Muhammadiyah, Ini pesan PDM Kota Metro

Refleksi Milad Pemuda Muhammadiyah, Ini pesan PDM Kota Metro

METRO — Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kota Metro, menggelar kegiatan Refleksi Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah, dengan tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya”, yang menjadi momentum penting untuk mengevaluasi peran organisasi sekaligus memperkuat kontribusi kader dalam kehidupan umat, bangsa, dan persyarikatan, berlangsung di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Metro pada Sabtu Malam, 2/5/2026.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh, sekaligus menjadi pemateri refleksi, di antaranya Slamet Tedy Siswoyo (Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Metro 2 periode 2010–2018), Agus Riyanto (Demisioner KPU Provinsi Lampung periode 2018–2022), serta Hj. Anna Morinda, yang telah 11 tahun menggeluti dunia politik praktis, dipandu oleh Moderator Agus Wibowo.

Turut hadir Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pleno PDM bidang Ortom H. Bambang Setiadi, seluruh perwakilan Kader Organisasi Otonom (Ortom) di Lingkungan PDM Kota Metro.

Dalam sambutannya, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Metro, Dr.Joni Wuryanto, menegaskan bahwa usia organisasi yang telah memasuki lebih dari sembilan dekade harus dimaknai sebagai fase pendewasaan gerakan.

Ia mengibaratkan Pemuda Muhammadiyah layaknya pohon besar yang tidak hanya tumbuh tinggi, tetapi juga harus memiliki akar yang kuat.

“Pertanyaannya, sejauh mana Pemuda Muhammadiyah telah memberikan kontribusi nyata? Apakah gerakan kita sudah benar-benar kuat di tingkat akar rumput, khususnya di ranting?” ujarnya.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi, seperti lemahnya kemandirian ekonomi kader, minimnya jumlah wirausahawan muda, serta masih terbatasnya kader yang berani tampil sebagai bagian dari kepemimpinan bangsa.

Sebagai langkah strategis, Pemuda Muhammadiyah Kota Metro menargetkan penguatan struktur hingga tingkat ranting di seluruh wilayah.

Selain itu, digagas pula program “One Dapil One Kader” sebagai upaya mendorong keterlibatan kader dalam dunia politik, menyusul belum adanya keterwakilan kader pada legislatif dalam periode sebelumnya.

Sementara itu, dalam arahannya, H.Bambang Setiadi, selaku Pleno yang membidangi Organisasi Otonom (Ortom) mewakili Ketua PDM Kota Metro bahwa, menekankan pentingnya peran Pemuda Muhammadiyah sebagai pilar utama kaderisasi dalam tubuh persyarikatan.

“Pemuda adalah gerbang awal lahirnya pemimpin Muhammadiyah. Dari sinilah kader ditempa sebelum melangkah ke jenjang yang lebih tinggi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa makna “bertumbuh dan mengakar” harus berjalan beriringan. Pertumbuhan tanpa akar yang kuat akan mudah goyah, sementara akar tanpa pertumbuhan tidak akan memberikan dampak luas.

Lebih lanjut, ia mendorong adanya kolaborasi aktif antara Pemuda Muhammadiyah dengan majelis dan lembaga di lingkungan Muhammadiyah, khususnya dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan lingkungan hidup. Program berbasis aksi nyata dinilai penting untuk menghidupkan gerakan di tingkat akar rumput.

 

Pantauan jurnalis MPI PDM Kota Metro, prosesi Refleksi Milad Pemuda Muhammadiyah ke 94 berlangsung antusias dari peserta yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang organisasi.

Kegiatan refleksi ini diisi dengan diskusi bersama para narasumber yang diharapkan mampu melahirkan gagasan strategis dan inovatif bagi kemajuan Pemuda Muhammadiyah ke depan. Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi penutup kegiatan. (Guswir)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini