Minggu, Mei 3, 2026
BerandaBeritaKwarwil HW Lampung Sukses Gelar Kemah Pandu Penghela di Bukit Neba

Kwarwil HW Lampung Sukses Gelar Kemah Pandu Penghela di Bukit Neba

TANGGAMUS-Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan (HW) Lampung sukses menyelenggarakan Perkemahan Pandu Penghela yang berlangsung selama tiga hari, mulai 30 April hingga 2 Mei 2026. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan wisata Bukit Neba, Gisting, Kabupaten Tanggamus.

Pada upacara penutupan, Ramanda Budiyanto, Wakil Ketua Kwarwil HW Lampung, hadir mewakili Ketua Kwarwil didampingi jajaran pengurus wilayah lainnya. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa para peserta merupakan putra-putri pilihan yang dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan.

“Seorang pemimpin haruslah kuat, baik secara fisik, keilmuan, pengetahuan, dan yang paling utama adalah agamanya. Pemimpin harus mampu mencari solusi atas setiap permasalahan, bukan justru menjadi sumber masalah,” ujar Budiyanto.

Ia juga mengapresiasi ketangguhan para peserta yang tetap antusias mengikuti kegiatan meski cuaca sempat diguyur hujan. Menurutnya, kondisi alam tersebut merupakan pembelajaran nyata bagi para pandu untuk tetap bertahan dan beradaptasi dalam situasi sulit.

Budiyanto menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kwartir Daerah (Kwarda) Tanggamus selaku panitia pelaksana, serta dukungan dari Pokja SMK/SMA/MA.

“Terima kasih kepada para kepala sekolah dan madrasah se-Lampung yang telah mengirimkan utusannya. Selamat juga bagi Qobilah yang berhasil meraih juara. Namun ingat, esensi kegiatan ini bukan sekadar menang lomba, melainkan kesiapan Pandu Penghela untuk memberikan karya nyata yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat,” tambahnya.

Selama tiga hari, para peserta mengikuti berbagai agenda yang dirancang untuk mengasah kepedulian sosial dan keterampilan teknis, di antaranya:

  • Aksi Sosial: Pipanisasi penarikan aliran air dari mata air Bukit Neba ke rumah penduduk sepanjang 1 km dan bakti sosial lingkungan desa.
  • Keterampilan & Edukasi: Pelatihan P3K serta pembelajaran pengambilan gambar menggunakan drone.
  • Perlombaan: Lomba jurnalistik, lomba vlog, lomba memasak menu tradisional, dan pentas seni.
  • Kedisplinan: Senam pagi rutin setiap hari.

Pada hari terakhir, 2 Mei 2026, kegiatan ditutup dengan agenda hiking, penyerahan piala bagi para pemenang, dan sesi perpisahan (sayonara).

Seluruh rangkaian kegiatan guna membentuk karakter anggota Pandu Penghela agar lebih dewasa dan mandiri. Sebagai tingkatan yang krusial, Pandu Penghela dipersiapkan untuk menjadi penerus estafet kepemimpinan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di masa mendatang. (Red)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini