Jumat, Oktober 16, 2026
BerandaAUMUsung Pembelajaran Interaktif Berbasis IT, Guru SD Muhammadiyah Metro Torehkan Juara...

Usung Pembelajaran Interaktif Berbasis IT, Guru SD Muhammadiyah Metro Torehkan Juara 2 Pentas PAI Tingkat Provinsi

METRO – Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Muhammadiyah Metro, Wasingatur Rohmah, M.Pd., berhasil mengukir prestasi dalam ajang Pentas PAI Tingkat Provinsi Lampung. Ia meraih Juara 2 pada kategori Lomba Inovasi Pembelajaran PAI yang diselenggarakan di MTs Ma’arif NU 5 Sekampung, Rabu (14/10/2026).

Capaian ini diraih setelah sebelumnya Wasingatur menyabet Juara 1 untuk kategori yang sama di tingkat Kota Metro.

Inovasi yang diusungnya berjudul Petualangan KRAKATAU (Karakter, Aktif, Kreatif, dan Tangguh). Gagasan ini berangkat dari analisis Rapor Pendidikan sekolah yang menunjukkan adanya penurunan pada indikator kreativitas dan nalar kritis siswa. Selain itu, proses pembelajaran sebelumnya masih cenderung berpusat pada guru (teacher-centered) serta belum mengoptimalkan pemanfaatan teknologi.

Melihat kondisi tersebut, Wasingatur merancang modul pembelajaran berbasis Project-Based Learning (PjBL) dengan pendekatan Deep Learning (pembelajaran mendalam) pada materi Asmaul Husna untuk kelas VI SD.

“Inovasi ini mengajak siswa berpetualang memanfaatkan media teknologi. Langkah ini kami sesuaikan dengan kebutuhan peserta didik generasi digital, merujuk pada pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib: ‘Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya’” ujar Wasingatur.

Secara teknis, inovasi Petualangan KRAKATAU menggabungkan platform digital dan media fisik:

  • Aplikasi Berbasis AI: Siswa mengakses aplikasi berteknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk mendalami materi, melatih nalar kritis, dan menyalurkan kreativitas secara mandiri.
  • Peta Petualangan Fisik: Dilengkapi kode QR (QR Code) interaktif yang digunakan siswa saat beraktivitas dan berdiskusi dalam kelompok.

Penerapan metode ini terbukti mengubah atmosfer kelas menjadi lebih interaktif dan menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran (student-centered). Selain meningkatkan pemahaman materi Asmaul Husna, inovasi ini juga berhasil mendongkrak karakter positif serta nalar kritis siswa yang tefleksikan dalam kehidupan sehari-hari.

Siti Fatonah, selaku waka kurikulum menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pencapaian gemilang yang diraih oleh Wasingatur Rohmah. “Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SD Muhammadiyah Metro, tetapi juga membuktikan bahwa tenaga pendidik di sekolah tersebut mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan generasi digital.” Uturnya.

Pihak sekolah berharap inovasi Petualangan KRAKATAU ini dapat terus dikembangkan dan ditularkan kepada guru-guru lain. “Dengan demikian, atmosfer pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan berpusat pada siswa (student-centered) dapat terwujud secara luas demi mendongkrak kualitas rapor pendidikan sekolah secara berkelanjutan.” Pungkasnya. (ims)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini