Jumat, Oktober 9, 2026
BerandaAUMDr. Bachtiar Dwi Kurniawan: PTMA Harus Unggul dan Berdampak bagi Masyarakat

Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan: PTMA Harus Unggul dan Berdampak bagi Masyarakat

METRO – Ketua Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., MPA., menegaskan bahwa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA) berperan strategis dalam mewujudkan Islam berkemajuan. PTMA, menurutnya, harus menjadi perguruan tinggi yang unggul, bermutu, bereputasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bachtiar dalam Kajian Dhuha yang diselenggarakan Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Al-Islam Kemuhammadiyahan (LPP-AIK) bekerja sama dengan Lazismu Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), Jumat (9/10/2026), di Masjid Baitul Hikmah, Kampus 3 UM Metro, Kota Metro, Lampung.

Kajian yang diikuti dosen dan tenaga kependidikan UM Metro tersebut mengangkat tema “PTMA sebagai Pilar Tradisi Islam Berkemajuan”. Kegiatan berlangsung pukul 07.30–08.30 WIB dengan Dr. Garianto, M.Pd.I., sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, Bachtiar mengatakan pengelolaan PTMA harus berlandaskan semangat kemajuan agar perguruan tinggi Muhammadiyah mampu berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

“Perguruan Tinggi Muhammadiyah harus menjadi perguruan tinggi yang unggul, bereputasi, bermutu, dan berdampak kepada masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan PTM harus dilakukan dengan cara-cara yang berkemajuan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, terdapat dua prinsip yang perlu diterapkan dalam pengelolaan PTMA, yakni kesungguhan dan keikhlasan. Kesungguhan diwujudkan melalui pelaksanaan tugas secara optimal, termasuk peran dosen dalam mendidik mahasiswa dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Sementara itu, keikhlasan menjadi landasan dalam menjalankan perjuangan dan dakwah melalui perguruan tinggi. Menurut Bachtiar, aktivitas akademik dan pengembangan institusi harus diarahkan untuk menghadirkan manfaat bagi umat, bangsa, dan negara.

Sebelumnya, Rektor UM Metro menyampaikan pentingnya pemahaman yang menyeluruh mengenai pengaderan dan pengembangan sumber daya insani di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di PTMA.

Menurut Rektor, pemahaman tersebut diperlukan agar sivitas akademika dapat memahami filosofi, strategi, dan implementasi pengaderan di perguruan tinggi, baik dari sisi substansi maupun sasaran.

Pada akhir kajian, Bachtiar mengajak sivitas akademika UM Metro mengamalkan pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-‘Ankabut ayat 69 tentang kesungguhan dalam berjuang di jalan Allah.

Ia menekankan bahwa kesungguhan dan keikhlasan perlu menjadi landasan bagi sivitas akademika dalam menjalankan tugas pendidikan, pengaderan, dan dakwah untuk mendorong kemajuan perguruan tinggi serta memberikan manfaat bagi masyarakat. (Diq)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini