METRO – Pembukaan Tanwir I Kwartir Pusat Kepanduan (Kwarpus) Hizbul Wathan di Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), Kamis (8/10/2026), turut dimeriahkan penampilan Tim Tari MA Muhammadiyah Metro.
Lima penari tampil di hadapan peserta dan tamu undangan dengan membawakan Tari Bedana, salah satu tari tradisional Lampung yang dibawakan: Alifa Lutfia Kholida, Eta Modestaos, Vivi Alaida Asmungi, Shafa Amira Nur Hasanah, Syifa. Penampilan tersebut memadukan busana bernuansa seragam Hizbul Wathan dengan aksesori khas Lampung.
Para penari tampil secara berkelompok dengan gerakan yang kompak dan ekspresif. Penampilan mereka menjadi salah satu rangkaian seni dalam pembukaan kegiatan Tanwir I Hizbul Wathan.
Pembina Tim Tari MA Muhammadiyah Metro, Maya Laili, mengapresiasi para siswa yang telah berusaha memberikan penampilan terbaik meski memiliki waktu latihan yang relatif singkat.
“Saya sangat mengapresiasi anak-anak yang sudah berusaha tampil dengan baik. Dengan waktu latihan yang cukup singkat, karena baru mulai latihan pada Senin, 5 Oktober 2026, mereka sudah mampu memberikan penampilan yang maksimal,” kata Maya.
Menurut Maya, kesempatan tampil dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman bagi para siswa. Ia berharap, jika kembali mendapat kesempatan tampil pada kegiatan lainnya, para siswa bersama pihak madrasah dapat terus memberikan penampilan terbaik.
“Ke depan, jika kembali diberikan kesempatan untuk tampil di acara lain, semoga anak-anak bersama pihak madrasah bisa terus memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan, khususnya pada kegiatan-kegiatan internal Muhammadiyah,” ujarnya.
Keterlibatan Tim Tari MA Muhammadiyah Metro dalam pembukaan Tanwir I juga menjadi ruang bagi para siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan seni budaya Lampung dalam kegiatan Muhammadiyah.
Penampilan tersebut menambah semarak rangkaian pembukaan Tanwir I Kwartir Pusat Kepanduan Hizbul Wathan di UM Metro. (red)

