Kamis, Oktober 8, 2026
BerandaAUMIhsan Dacholfany Pimpin Qobilah HW UM Metro, Fokus Perkuat Kaderisasi

Ihsan Dacholfany Pimpin Qobilah HW UM Metro, Fokus Perkuat Kaderisasi

METRO, LAMPUNG — Muhammad Ihsan Dacholfany resmi dipercaya memimpin Qobilah Kasman Singodimedjo Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) untuk periode kepengurusan baru.

Pelantikan kepengurusan tersebut dilakukan Ketua Umum Kwartir Pusat Hizbul Wathan (Kwarpus HW) Aman Suyudi di Kampus UM Metro, Kamis (8/10/2026), sebelum pembukaan Sidang Tanwir I Hizbul Wathan Periode ke-4.

Prosesi pelantikan turut disaksikan sejumlah tokoh, di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Lampung Khoeroni, serta pimpinan UM Metro.

Sebelum pengukuhan pengurus, M. Khoironi membacakan Surat Keputusan (SK) tentang kepengurusan Qobilah Kasman Singodimedjo HW UM Metro. Selanjutnya, seluruh nama pengurus dibacakan dan secara resmi dilantik oleh Aman Suyudi.

Dalam kepengurusan tersebut, Muhammad Ihsan Dacholfany menjabat sebagai Ketua Qobilah. Posisi Wakil Ketua Qobilah Putra diemban Muhammad Nur, sedangkan Wakil Ketua Qobilah Putri dipercayakan kepada Betha Rahmasari.

Untuk bidang kesekretariatan, Heri Cahyono ditetapkan sebagai Sekretaris dan Aan Junaidi sebagai Wakil Sekretaris. Sementara itu, posisi Bendahara dijabat Nedi Hendri.

Sejumlah bidang juga telah ditetapkan dalam struktur kepengurusan. Lukito Dwi Yuno dipercaya menangani Bidang Diklat, Eko Susanto pada Bidang Giat OPR, Yasmika Baihaqi pada Bidang Humas, serta Nego Linuhung pada Bidang Sarana dan Prasarana.

Usai pelantikan, Ihsan menyampaikan bahwa kepengurusan baru akan berupaya memperkuat posisi Hizbul Wathan sebagai bagian dari pendidikan kepanduan sekaligus proses kaderisasi di lingkungan perguruan tinggi.

Ia berharap terdapat arahan yang jelas mengenai perkembangan regulasi dan kebijakan nasional terkait pendidikan kepanduan di Indonesia, termasuk bagi Hizbul Wathan dan Pramuka.

“Kami berharap ada arahan terkait perkembangan regulasi dan arah kebijakan nasional mengenai pendidikan kepanduan di Indonesia, khususnya Hizbul Wathan maupun Pramuka. Ini penting agar gerakan kepanduan dapat terus berkembang dan relevan dengan kebutuhan generasi muda,” ujar Ihsan.

Menurut Ihsan, perkembangan teknologi dan perubahan tantangan dalam dunia pendidikan mengharuskan gerakan kepanduan mampu menyesuaikan diri. Meski demikian, adaptasi tersebut tetap perlu dilakukan tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepanduan.

Ia menegaskan, Qobilah HW UM Metro diharapkan tidak hanya menjadi wadah pelaksanaan kegiatan kepanduan, tetapi juga berperan dalam pembinaan karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan kaderisasi generasi muda.

Sementara itu, Ketua Umum Kwartir Pusat Hizbul Wathan Aman Suyudi menilai keberadaan Qobilah di perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam proses kaderisasi Hizbul Wathan.

“Qobilah Hizbul Wathan UM Metro merupakan bagian penting dari proses kaderisasi dan pengembangan kepanduan di lingkungan Muhammadiyah. Kami mengapresiasi komitmen UM Metro dalam menghidupkan dan mengembangkan Hizbul Wathan,” kata Aman.

Aman berharap kepengurusan baru mampu membawa Qobilah HW UM Metro semakin berkembang serta melahirkan kader yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Alhamdulillah, selamat bertugas dan selamat mengemban amanah. Semoga Qobilah Hizbul Wathan UM Metro semakin berkembang, semakin maju, dan mampu melahirkan kader-kader yang memberikan manfaat bagi persyarikatan, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya. (red)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini