Selasa, September 29, 2026
BerandaBeritaMusyda XII IPM Lampung Timur, Satukan Langkah Wujudkan Era Baru

Musyda XII IPM Lampung Timur, Satukan Langkah Wujudkan Era Baru

LAMPUNG TIMUR – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Lampung Timur menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) XII di SMK Muhammadiyah 1 Marga Tiga pada Jumat hingga Ahad (25–27/9/2026). Mengusung tema “Satukan Langkah, Wujudkan Era Baru IPM Lampung Timur,” forum tertinggi tingkat daerah ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus regenerasi kepemimpinan.

Musyda XII bertujuan untuk mengevaluasi program kerja pengurus periode sebelumnya, menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ), merumuskan gagasan strategis, serta menentukan arah gerakan kepemimpinan IPM Lampung Timur periode 2026–2028. Dari pelaksanaan musyawarah ini, telah terpilih sembilan anggota formatur yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran DPRD Kabupaten Lampung Timur, PDM dan PDA Lampung Timur, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Dinas Pariwisata dan Olahraga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perlindungan Anak, Kantor Kementerian Agama, KPI Kabupaten Lampung Timur, Palang Merah Indonesia (PMI), serta unsur otonom Muhammadiyah dan tamu undangan lainnya.

Foto seluruh peserta Musyda IPM di bendungan Margatiga
Foto seluruh peserta Musyda IPM Lampung Timur di bendungan Margatiga

Kegiatan ini diikuti oleh 187 peserta yang terdiri atas 173 perwakilan Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Ranting (PR) se-Kabupaten Lampung Timur, serta 14 pengurus Pimpinan Daerah.

Ketua Umum PD IPM Lampung Timur periode 2024–2026, Hadri Manjaya Putra, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendampingi perjalanan kepengurusannya. Ia menekankan agar Musyda dimaknai sebagai proses kolaboratif, bukan sekadar ajang kontestasi.

“Kita harus memperlihatkan bahwa IPM terus berkarya. Jangan sampai kita diam atau pasif, melainkan harus bergerak masif dan terus melangkah,” tegas Hadri.

Sementara itu, perwakilan PDM Lampung Timur, K.H. M. Dimyati, S.Pd., berharap kader IPM mampu meningkatkan kapasitas intelektual serta merumuskan program yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Musyda bukan sekadar memilih pimpinan, melainkan bagaimana merancang program kerja yang bisa dilaksanakan sesuai zaman, sekaligus menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna Amal Usaha Muhammadiyah,” ujarnya.

(Aulia Rahma/Lutfi)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini