METRO – Musyawarah Cabang (Musycab) ke-10 Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Metro Pusat resmi menetapkan IPMawan Hafit Haikal sebagai Ketua Umum terpilih untuk masa bakti 2026–2028. Didampingi IPMawan Asyraf Azi Al Farabi sebagai Sekretaris Umum, dan Fitratul Afwa Alfi Rahmah sebagai Bendahara Umum duet kepemimpinan baru ini siap menakhodai gerak langkah Ikatan pelajar Muhammadiyah.
Estafet kepemimpinan diserahterimakan secara resmi dari Ketua Demisioner periode 2023–2026, Laili Nur Azizah, dalam penutupan Musycab X yang berlangsung khidmat serta dihadiri oleh Pimpinan Daerah IPM Kota Metro, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), serta ratusan anggota/peserta Musyacab IPM Metro Pusat.
Dalam pidato pertamanya sebagai Ketua Umum terpilih, Hafit Haikal menyampaikan bahwa kepemimpinannya akan berpatokan pada tiga kompas utama gerakan: Menemukan Arah, Meneguhkan Arah, dan Melanjutkan Gerakan.
“Pada periode 2026–2028 ini, kita akan melangkah bersama mengusung tiga arah perjuangan sesuai dengan tema musyawarah kita. Tiga hal ini adalah kompas bagi gerakan kita,” tegasnya di hadapan peserta musyawarah.

Ia memperincikan tiga kompas gerakan tersebut sebagai berikut:
- Menemukan Arah: IPM tidak boleh mencabut dirinya dari akar rumput. Cadre IPM dituntut tidak hanya tajam secara spiritual, tetapi juga harus berani dan peka terhadap realita sosial di sekitarnya.
- Meneguhkan Arah: Setiap langkah gerakan di tingkat cabang harus selalu lurus, teguh, dan selaras dengan lintas persyarikatan Muhammadiyah di tengah arus zaman yang kian tak menentu.
- Melanjutkan Gerakan: Merawat karya-karya hebat periode sebelumnya, belajar dari kepemimpinan terdahulu, serta memadukan seluruh aspirasi agar kebermanfaatan IPM kian terasa hingga ke sekolah, pimpinan ranting, dan seluruh penjuru Kota Metro.
Hafit menekankan bahwa amanah besar ini tidak mungkin ia tanggung sendiri. Gerakan organisasi membutuhkan kerja kolektif-kolegial yang solid dari seluruh jajaran pengurus dan pimpinan ranting.
“Tugas besar ini tentu tidak bisa saya pikul seorang diri. Cabang tidak akan pernah bergerak tanpa dukungan tim yang kuat. Mari kita rapatkan barisan dan bersama-sama menjadikan PC IPM Metro Pusat sebagai laboratorium kepemimpinan yang inklusif dan solutif,” ujarnya.
Mengakhiri pidatonya, suasana haru menyelimuti ruangan saat Hafid menyampaikan apresiasi mendalam kepada kepengurusan periode 2023–2026 di bawah kepemimpinan Laili Nur Azizah. Selama tiga tahun berlayar bersama, ia menilai masa-masa tersebut sebagai laboratorium tempur dan rumah kedua yang melatih kedewasaan para kader.
“Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Begitu banyak kenangan, pikiran, bahkan tetesan air mata yang kita curahkan bersama. Terima kasih atas segala dedikasi dan ikhtiar yang telah diukir. Kepada jajaran pimpinan periode 2026–2028, mari kita jaga dan pastikan nyala api perjuangan IPM Metro Pusat tidak akan pernah padam,” tutup Hafit yang disambut tepuk tangan riuh. (ims)

