Sabtu, Juli 25, 2026
BerandaBeritaKembangkan Pendidikan Berkemajuan, Pontrenmu Al Furqon Batanghari Nuban Buka Jenjang Program 6...

Kembangkan Pendidikan Berkemajuan, Pontrenmu Al Furqon Batanghari Nuban Buka Jenjang Program 6 Tahun

LAMPUNG TIMUR — Pondok Pesantren Muhammadiyah (Pontrenmu) Al Furqon Batanghari Nuban, Lampung Timur, terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam mencetak generasi unggul.

Memasuki tahun 2026, pesantren di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Batanghari Nuban ini resmi membuka jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sekaligus program pendidikan terpadu 6 tahun.

Langkah perluasan jenjang ini menjadi tonggak sejarah baru sejak awal berdirinya. Dimulai pada tahun 2018 sebagai pondok khusus putri, Pontrenmu Al Furqon kemudian merambah dengan mendirikan pondok putra tiga tahun berselang, yaitu pada 2021.

Bendahara Pontrenmu Al Furqon sekaligus pengajar Matematika jenjang SMP, Lukmansyah, S.P., menyampaikan bahwa saat ini total santri yang menimba ilmu di pesantren tersebut sudah mendekati angka 100 orang.

“Di bawah asuhan Ustadz Daroni Ahmad, M.Pd., Pontrenmu Al Furqon berkembang dengan sangat baik. Kami terus berkomitmen mewujudkan visi lembaga, yaitu terwujudnya generasi Qur’ani, beraqidah Ahlussunnah wal Jama’ah, cerdas, dan berakhlak mulia,” ujar Lukmansyah.

Untuk mencapai visi tersebut, proses pembelajaran diampu oleh para ustadz dan ustadzah yang kompeten di bidangnya masing-masing. Pesantren menerapkan kurikulum tahfidz dengan target capaian 10 juz, yang dipadukan dengan pendalaman materi keilmuan Islam dan bahasa, seperti: Bahasa Arab, Nahwu Shorof, Tafsir Al-Qur’an dan Sirah Nabawiyah dan Akhlak.

Tidak hanya fokus pada keilmuan agama, seluruh santri juga diwajibkan memiliki keterampilan berpidato (muhadharah) guna melatih kepercayaan diri dan jiwa kepemimpinan.

Guna menunjang minat dan bakat, Pontrenmu Al Furqon mewajibkan ekstrakurikuler Kaligrafi dan seni bela diri Tapak Suci. Selain itu, terdapat pula kegiatan pengembangan olahraga futsal serta program ekstrakurikuler robotik yang kini terus dikembangkan untuk merespons tantangan teknologi.

Dengan kompleks pondok terpisah antara putra dan putri, Pontrenmu Al Furqon menyediakan sarana ibadah dan asrama yang sangat memadai. Meski memberikan layanan optimal agar santri memiliki kompetensi agama sekaligus skill praktis, pengelola memastikan biaya pendidikan tetap terjangkau oleh masyarakat.

Hal menarik lainnya adalah kepedulian lingkungan dan kemandirian yang ditanamkan kepada para santri. Melalui wadah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), santri diajarkan prinsip ekonomi sirkular lewat kegiatan daur ulang dan pemanfaatan barang-barang bekas menjadi produk yang bernilai ekonomi.

Lukmansyah menambahkan, keterlibatan santri dalam organisasi IPM juga menjadi sarana pengkaderan dan kepemimpinan yang efektif di dalam pondok.

“Selain aktivitas rutin pondok, santri juga aktif mengembangkan berbagai kegiatan yang dipegang oleh program IPM. Tidak hanya pengelolaan ekonomi sirkular, tetapi ada juga divisi takmir masjid, kebersihan, hingga divisi bahasa yang bertugas mendampingi serta berbagi ilmu dengan adik-adik kelasnya,” pungkas Lukmansyah. (IMS)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini