METRO – Pengalaman berharga didapatkan oleh tiga Reporter Cilik (Repcil) SD Muhammadiyah Metro Pusat hari ini. Mereka berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Lampung, M. Ali Yamin. Rabu, 15 Juli 2026.
Attharizz Mibras Dirgham Andioko, Fathiya Al-Muna Khairina, dan Muhammad Faza Ali Amrullah, antusias melontarkan beberapa pertanyaan seputar pentingnya menjaga dan merawat mata uang rupiah. Sebagai simbol kedaulatan negara, rupiah sudah semestinya diperlakukan dengan penuh rasa hormat, termasuk oleh generasi muda.
Salah satu poin penting yang disoroti oleh M. Ali Yamin dalam wawancara tersebut adalah kebiasaan buruk yang masih sering ditemukan di kalangan pelajar. Ia menyayangkan masih adanya siswa yang gemar mencoret-coret atau menggambar pada uang kertas.
“Mencoret-coret uang kertas itu tentu bukan hal yang baik. Uang rupiah adalah simbol negara kita,” ujar M. Ali Yamin di hadapan para reporter cilik.

Ia secara khusus mengimbau seluruh pelajar, khususnya di Kota Metro, untuk menghentikan kebiasaan tersebut dan mulai menerapkan gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Menurutnya, menjaga fisik uang rupiah agar tetap bersih dan tidak rusak adalah wujud nyata dari menghargai bangsa sendiri.
Untuk membantu teman-teman sesama pelajar, para reporter cilik juga membagikan tips merawat uang rupiah yang didapatkan dari Bank Indonesia melalui gerakan 5M: Melekatkan (Jangan diremas), Menyimpan (Jangan dilipat), Menjaga (Jangan dicoret) dan Menyayangi (Jangan distapler) serta Membersihkan (Jangan dibasahi).
Di akhir wawancara, M. Ali Yamin berpesan agar reporter cilik SD Muhammadiyah Metro Pusat dapat menjadi agen perubahan di sekolah mereka. “Mari kita bersama-sama menjaga, mencintai, dan menghargai Rupiah kita tercinta,” tutupnya dengan senyuman bangga melihat antusiasme para jurnalis masa depan ini.
Sesi wawacancara ditutup dengan foto bersama dan pemberian majalah SD Muhammadiyah Metro Pusat Inspira Magazine edisi ke-10 dari Repcil kepada M. Ali Yamin selaku Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Lampung. (AIA)

