Jumat, Juni 5, 2026
BerandaAUMKajian Dhuha UM Metro Tekankan Komitmen Gerakan Muhammadiyah sebagai Pilar Dakwah dan...

Kajian Dhuha UM Metro Tekankan Komitmen Gerakan Muhammadiyah sebagai Pilar Dakwah dan Kemajuan Umat

Metro, 5 Juni 2026 – Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPP-AIK) Universitas Muhammadiyah Metro menggelar Kajian Dhuha bagi dosen dan tenaga kependidikan di Masjid Baitur Rozaq, Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Komitmen Gerakan Muhammadiyah” tersebut menghadirkan Ustadz Kustono, S.Ag. sebagai pemateri.

Dalam kajiannya, Ustadz Kustono menjelaskan bahwa Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang dibangun di atas empat prinsip utama, yaitu gerakan dakwah, gerakan tajdid, gerakan ilmu, dan gerakan amal.

Pada prinsip gerakan dakwah, ia menegaskan bahwa dakwah merupakan amanah yang harus terus dijalankan oleh setiap muslim. “Dakwah adalah amanah yang harus terus dijalankan,” ujarnya.

Selain itu, Muhammadiyah juga dikenal sebagai gerakan tajdid atau pembaruan. Menurutnya, tajdid menjadi upaya untuk menghadirkan pemahaman dan pengamalan Islam yang tetap relevan dengan perkembangan zaman. “Tajdid berarti memperbarui cara memahami dan mengamalkan Islam sesuai kebutuhan zaman,” jelasnya.

Ustadz Kustono juga menekankan pentingnya gerakan ilmu sebagai karakter utama warga Muhammadiyah. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuan dan menjadikan ilmu sebagai dasar dalam setiap aktivitas. “Warga Muhammadiyah harus terus meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa setiap amal usaha Muhammadiyah harus mencerminkan semangat keilmuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Pada prinsip gerakan amal, Ustadz Kustono mengingatkan bahwa Islam tidak hanya menekankan keyakinan, tetapi juga tindakan nyata. “Islam adalah agama amal yang menuntut tindakan nyata,” katanya. Ia menambahkan bahwa keimanan harus diwujudkan melalui berbagai bentuk pengabdian dan kemanfaatan. “Iman harus diwujudkan dalam amal yang bermanfaat bagi sesama,” tambahnya.

Kegiatan yang dipandu oleh Fajri Arif Wibawa, M.Pd. sebagai moderator dan di awali sambutan oleh wakil rektor IV Prof. Dr. Muhammad Ihsan Dacholfany, MEd tersebut berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh dosen serta tenaga kependidikan Universitas Muhammadiyah Metro. Melalui kajian ini, peserta diharapkan semakin memahami dan menguatkan komitmen terhadap nilai-nilai gerakan Muhammadiyah dalam kehidupan pribadi maupun pelaksanaan tugas di lingkungan kampus. (Crew MPI)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini