METRO — Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melalui Fakultas Teknik, mendampingi secara teknis pembangunan rumah milik Bapak Rokhim, mulai dari tahap pondasi hingga atap. Kegiatan yang menjadi perhatian Muhammadiyah Metro dan Pemerintah Kota Metro, Fakultas Teknik (FT) UM Metro sebagai pilot project pengabdian kepada masyarakat berbasis pendampingan teknis konstruksi di Rejomulyo, Ahad,19/4/2026.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari gerakan sosial kolaboratif bersama Pemerintah Kota Metro, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), dan LazisMu, dan pemuda Rejomulyo, tetapi juga menjadi ruang implementasi keilmuan bagi civitas akademika, khususnya di bidang teknik sipil.
Wakil Dekan II Fakultas Teknik UM Metro, Leni Sri Haryani, mewakili Dwi Irawan selaku Dekan Fakultas Teknik UM Metro, menyampaikan bahwa keterlibatan kampus dalam pembangunan rumah ini merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari pembelajaran langsung bagi kami untuk menghadirkan keilmuan yang bermanfaat. Fakultas Teknik UM Metro berkomitmen mengawal pembangunan ini agar sesuai standar konstruksi yang layak dan aman,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa timnya akan melakukan pendampingan secara menyeluruh sejak tahap perencanaan hingga pembangunan selesai.
“Konsep pendampingan yang kami lakukan dimulai dari perencanaan desain rumah dengan ukuran 6 x 7 meter, kemudian kami kawal proses pembangunan dari pondasi hingga tahap akhir. Pendampingan ini dilakukan secara bertahap, meskipun tidak setiap hari, namun secara rutin kami hadir untuk memastikan kualitas bangunan tetap terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Teknik UM Metro 2026, Yusuf Amran, menambahkan bahwa keterlibatan tim teknis kampus bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai kaidah teknis sekaligus membantu masyarakat dalam aspek perencanaan.
“Kami hadir sebagai tim teknis untuk membantu masyarakat, khususnya dalam perencanaan gambar, struktur, hingga pengawasan lapangan. Harapannya, rumah yang dibangun tidak hanya selesai, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan layak huni,” ungkapnya.
Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, saat dihubungi jurnalis MPI PDM Kota Metro, memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat.
“Program ini menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam menjawab persoalan sosial. Kami ingin memastikan bahwa ilmu yang dikembangkan di kampus tidak berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kolaborasi seperti ini juga menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian dan solidaritas sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan UM Metro dalam kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana selain pendidikan dan penelitian, pengabdian kepada masyarakat harus benar-benar diwujudkan secara nyata. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan keilmuan yang dimiliki sivitas akademika dapat memberikan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rektor UM menyampaikan bahwa UM Metro bahwa kegiatan ini sebagai model kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menjawab persoalan sosial, khususnya penyediaan hunian layak bagi warga.
“Dengan pendampingan dari Fakultas Teknik UM Metro, pembangunan rumah Bapak Rokhim diharapkan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar teknis konstruksi, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya,” pungkasnya.
(Guswir)

