METRO — Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) Kota Metro menjadi pilot project dalam pengumpulan dan dan penerimaan dana Bantuan masyarakat, yang digunakan untuk membangun rumah Layak Huni, bagi keluarga pak Rokhim yang berlangsung di Rejomulyo pada Ahad, 19/4/2026.
Kegiatan dihadiri oleh Walikota Metro, beserta rombongan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan Daerah Muhammadiyah, didampingi Sekretaris PDM dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rejomulyo yang disambung hangat masyarakat Rejomulyo.
Ketua LazisMu Kota Metro, H.Bekti Satriadi, ketika diwawancara MPI PDM Kota Metro, bahwa pembangunan rumah milik Bapak Rokhim di Kelurahan Rejomulyo ini, menjadi salah satu wujud nyata peran LazisMu dalam menggerakkan kepedulian sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga manifestasi dari nilai gotong royong dan solidaritas umat.”
H.Bekti menambahkan bahwa, hingga saat ini, progres pengumpulan dana telah mencapai sekitar 60–70 persen yang mayoritas berasal dari swadaya masyarakat dan jaringan Muhammadiyah. dan masih membuka penerimaan donasi, bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, Kustono, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari distribusi dana umat yang dikelola secara profesional dan akuntabel.
“LazisMu terus menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang transparan. Program pembangunan rumah Pak Rokhim ini adalah bagian dari amanah tersebut. Jika dalam prosesnya ada kendala, segera komunikasikan agar bisa kita carikan solusi bersama,” ujarnya.
H.Kustono menambahkan bahwa, dalam prosesnya, LazisMu tidak hanya berfokus pada pengumpulan dana, tetapi juga memastikan aspek teknis pembangunan berjalan sesuai standar. Hal ini dibuktikan telah diperolehnya Wajar tanpa pengacualian atau WTP dalam kurun waktu enam kali berturut-turut.

Sementara itu, Wali Kota Metro, H.Bambang Iman Santoso, mengatakan keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah rumah, tetapi dari tumbuhnya kesadaran kolektif untuk saling membantu. Semangat sambatan yang dihidupkan kembali menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebaikan masih kuat tertanam di tengah masyarakat.
Kedepan, LazisMu berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui pengelolaan dana umat yang transparan, profesional, dan berkelanjutan.
Bambang Iman Santoso, memberikan apresiasi tinggi terhadap gerakan yang dimotori LazisMu bersama masyarakat. Ia menilai kegiatan ini sebagai bukti nyata kuatnya solidaritas sosial.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial masih hidup dan menjadi kekuatan besar di tengah masyarakat. Apa yang dilakukan LazisMu dan warga hari ini adalah contoh nyata bagaimana gotong royong mampu membantu saudara kita yang sedang membutuhkan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya keikhlasan dalam berbagi serta berharap gerakan serupa dapat terus dikembangkan.
“Ketika kita memberi, mungkin terasa biasa. Namun di sisi lain, itu sangat berarti bagi yang menerima. Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi semua,” tambahnya.
(Guswir)

