METRO-Suasana penuh semangat menyelimuti Aula SMA Muhammadiyah 2 Metro, Jumat (30/01/2026). Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhammadiyah 2 Metro menggelar kegiatan Pelatihan Sidang dan Musyawarah Ranting (Musyran) untuk periode 2026/2027.
Mengusung tema “Mencetak Generasi Pimpinan Organisasi yang Aktif, Kreatif, dan Berkarakter”, kegiatan ini bertujuan lebih dari sekadar mengajarkan teknis persidangan. Para calon pemimpin masa depan ini diajak untuk mengasah kemampuan berorganisasi, berpikir kritis, serta mempelajari seni pengambilan keputusan secara mufakat.
Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) IPM Metro Pusat, Ibnu Aziz, dalam sambutannya menekankan pentingnya mentalitas kader.
“Menjadi kader harus tangguh, berkarakter, serta memiliki visi dan misi. Jangan jadi kader yang hanya ikut-ikutan saja, masuk IPM harus bermakna,” tegas Ibnu.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SMA Muhammadiyah 2 Metro, Desia Setianingsih, S.Pd., turut membagikan pengalamannya. Ia mengungkapkan kekagumannya pada kader IPM yang dinilai memiliki kemandirian dan pengalaman luas dibandingkan siswa yang tidak berorganisasi.
“Menjadi kader IPM itu tidak cukup hanya cerdas atau bersemangat, tetapi yang terpenting adalah memiliki integritas yang tinggi,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para calon pimpinan terpilih mengenai amanah kepemimpinan. “Amanah jangan dicari. Akan tetapi, ketika amanah itu datang, selesaikan dengan baik dan sungguh-sungguh,” tambahnya.
Mengenai hasil Musyran, panitia menginformasikan bahwa pengumuman formatur terpilih belum dapat dipublikasikan hari ini. Hal ini dikarenakan akan dilaksanakan pemilihan fase kedua yang melibatkan seluruh warga sekolah SMA Muhammadiyah 2 Metro.
Rencananya, proses demokrasi pelajar ini akan dilanjutkan pada Selasa, 3 Februari 2026, guna melahirkan estafet kepemimpinan yang amanah dan siap membawa IPM SMA Muh 2 Metro semakin berkemajuan. (red)

