Rabu, Februari 11, 2026
BerandaBeritaUstadz Dr. Sujino, Ajak Insan Bank Metro Madani Isi Ramadhan dengan Amal...

Ustadz Dr. Sujino, Ajak Insan Bank Metro Madani Isi Ramadhan dengan Amal Berkualitas

METRO-Kajian Jum’at yang digelar di Banking Hall Bank Metro Madani, berlangsung khidmat dan penuh antusias. yang diikuti oleh karyawan Kantor Pusat secara luring (offline) serta seluruh karyawan Kantor Cabang secara daring (online), serta dihadiri jajaran Direksi, Kepala Bagian (Kabag), dan Pejabat Eksekutif (PE) Bank Metro Madani, pada Jumat,30/1/2026.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi spiritual bagi seluruh insan Bank Metro Madani dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Sujino, saat ini merupakan anggota pleno Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, yang juga memiliki pendekatan kajiannya berbasis ilmu, manhaj tarjih, dan nilai-nilai Islam berkemajuan.

Ustadz Dr. Sujino menegaskan bahwa Ramadhan tidak boleh dijalani sekadar sebagai rutinitas tahunan, melainkan harus diisi dengan amal ibadah yang berkualitas dan bernilai taqwa. Menurutnya, esensi ibadah Ramadhan terletak pada kesungguhan memperbaiki diri serta meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

Ia menyampaikan tiga amalan pokok yang perlu dibiasakan dalam menyambut Ramadhan, yakni shodaqoh, membaca Al-Qur’an, dan qiyamul lail. Ketiga amalan tersebut dinilainya sebagai fondasi spiritual yang mampu membentuk kesalehan personal sekaligus kesalehan sosial.

“Shodaqoh bukan hanya soal memberi, tetapi juga sarana membersihkan hati dan harta. Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat kepedulian sosial,” ungkapnya di hadapan peserta kajian” kata Ust yang pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro.

Dalam paparannya, Ustadz Dr. Sujino menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas bacaan dan pemahaman. Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, menurutnya, harus diisi dengan tadabbur, bukan semata-mata mengejar kuantitas khataman.

ia pun menjelaskan, qiyamul lail dan shalat tarawih memiliki fleksibilitas dalam pelaksanaan, namun kualitas ibadah tetap menjadi kunci utama. Jumlah rakaat, baik 11, 23, maupun lebih, dipersilakan selama dilaksanakan dengan tuma’ninah dan penuh kekhusyukan. Ia juga menegaskan bahwa shalat tarawih boleh dilaksanakan bersama istri dan keluarga sebagai bagian dari penguatan ibadah di lingkungan rumah tangga.

Lebih lanjut, Ustadz Dr. Sujino mengingatkan pentingnya i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sebagai puncak ibadah puasa. I’tikaf dinilainya sebagai upaya menyepi dari kesibukan dunia untuk memaksimalkan kedekatan dengan Allah SWT, sekaligus menghidupkan kembali tradisi ibadah yang menjadi ciri khas Ramadhan.

Ia juga meneladankan sikap para sahabat Nabi dan para ulama yang senantiasa berdoa agar dipertemukan kembali dengan bulan suci Ramadhan. Doa tersebut mencerminkan kerinduan dan kesungguhan dalam mempersiapkan diri menyambut bulan penuh rahmat dan ampunan.

“Orang yang paling merugi adalah mereka yang melewati Ramadhan tetapi tidak mendapatkan ampunan Allah, padahal pintu rahmat sedang dibuka selebar-lebarnya,” tegasnya.

MenutupKajian Jum’at, pemateri berharap, seluruh karyawan Bank Metro Madani, dapat memperkuat kesiapan spiritual seluruh insan Bank Metro Madani, termasuk unsur pimpinan, manajemen, dan karyawan, dengan ajakan agar Ramadhan diisi dengan nilai taqwa, sehingga ibadah tidak berhenti pada ritual, tetapi melahirkan perubahan sikap, akhlak, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. (Guswir)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini