METRO-SD Muhammadiyah Metro Pusat menyelenggarakan peringatan hari besar Islam, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada Kamis (15/1/2026), yang bertepatan dengan 26 Rajab 1447 Hijriah. Kegiatan ini mengusung tema meneladani ajaran dan akhlak Rasulullah.
Demi efektivitas kegiatan, acara dilaksanakan secara terpisah di dua lokasi. Kampus 1 dikhususkan bagi siswa kelas 5 dan 6, sementara Kampus 2 diperuntukkan bagi siswa kelas 1 hingga kelas 4.
Hadir sebagai penceramah di Kampus 1 adalah Syaefudin Habib, S.Ag., sedangkan di Kampus 2 diisi oleh Busro, S.Ag. Dalam tausiahnya di Kampus 1, Syaefudin Habib mengisahkan perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa di Palestina, yang kemudian dilanjutkan menuju Sidratulmuntaha.
“Perintah salat lima waktu diterima Nabi Muhammad ketika peristiwa Isra Mikraj. Awalnya perintah salat itu 50 kali dalam sehari semalam, kemudian atas usul Nabi Musa A.S. yang meminta keringanan, akhirnya menjadi 5 kali dalam sehari semalam,” terang Pak Habib, nama sapaannya.
Syaefudin Habib, yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Al-Islam, menekankan pentingnya kedisiplinan dalam beribadah. Ia mengingatkan para siswa untuk tidak meninggalkan salat dalam kondisi apa pun.
“Kita tidak boleh meninggalkan salat meskipun bangun kesiangan, jam berapa pun (bangunnya) kita tetap harus salat,” tegasnya.
Selain ibadah mahdhah, ia juga mengajak siswa untuk menjadi pribadi yang berakhlakul karimah. “Selain beribadah dengan tertib, kita harus menghormati orang tua, guru, dan teman-teman kita. Jangan sampai kita berlaku buruk terhadap mereka,” harapnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat mulai pukul 07.00 hingga 08.30 WIB. Agenda diawali dengan Salat Duha bersama, zikir pagi, tausiah, tahsin dan murajaah, serta ditutup dengan infak pagi. Kemeriahan acara bertambah saat sesi tanya jawab, di mana siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dari penceramah mendapatkan doorprize.
Momentum peringatan hari besar Islam ini juga dimanfaatkan untuk berbagi melalui penggalangan dana infak bagi KL Lazismu SDM Peduli. Total donasi yang terkumpul dari kedua kampus mencapai lebih dari Rp4 juta. (ims)

