METRO-Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Metro menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Musycab) ke-30 dengan mengusung tema “Revitalisasi Nilai Ikatan dan Modernisasi Gerakan”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung AR Fachrudin, Universitas Muhammadiyah Metro, pada Kamis,25/12/2025.
Musycab XXX IMM Kota Metro dihadiri oleh berbagai unsur persyarikatan dan pemangku kepentingan, di antaranya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro yang diwakili oleh Dr. Mukhtar Hadi, M.Si., Ketua PD ‘Aisyiyah Hj.Tugirah, Anggota KPU Kota Metro, serta Pemerintah Kota Metro yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Agus Muhammad Septiana, S.IP., M.H.
Turut hadir perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Lampung, organisasi kepemudaan (OKP) se-Kota Metro seperti HMI, GMNI, KMHDI, PMII, dan PIPM, serta seluruh Pimpinan Komisariat IMM se-Cabang Kota Metro. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 peserta.

Ketua Panitia Pelaksana Musycab XXX IMM Kota Metro, Noval Hamid, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, khususnya Pemerintah Kota Metro, PDM Kota Metro, DPD IMM Lampung, serta para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat berbagai kekurangan. Oleh karena itu, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Semoga seluruh ikhtiar dan kerja kolektif ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris PC IMM Kota Metro, Haris Al Arsyad, S.Sos., menegaskan bahwa Musyawarah Cabang merupakan momentum strategis bagi IMM untuk melakukan evaluasi, refleksi, serta konsolidasi gerakan ke depan.
Ia menyampaikan bahwa tema revitalisasi nilai ikatan dan modernisasi gerakan merupakan upaya untuk kembali memperteguh nilai-nilai dasar IMM yang meliputi keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan, sekaligus mentransformasikannya ke dalam gerakan yang relevan, kreatif, dan responsif terhadap tantangan zaman, khususnya di era digital.
“Musycab ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi titik awal perjuangan baru bagi IMM Kota Metro dalam memperkuat peran dan kontribusinya,” tegasnya.
Mewakili Ketua DPD IMM Lampung, Sekretaris DPD IMM Lampung Bayu Santoso menyampaikan bahwa IMM Kota Metro memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat atau kiblat pergerakan IMM di Provinsi Lampung, khususnya dalam pengembangan gerakan intelektual.
“IMM Kota Metro memiliki sumber daya kader dan dukungan yang kuat. Hal ini menjadi modal penting agar IMM terus berkontribusi secara nyata bagi umat, bangsa, dan persyarikatan,” ujarnya.

Dalam sambutannya mewakili Ketua PDM Kota Metro, Dr. Mukhtar Hadi, M.Si., menjelaskan posisi strategis IMM sebagai salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang berperan dalam mencetak kader umat, kader bangsa, dan kader persyarikatan.
Ia menekankan bahwa besarnya amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial membutuhkan kader-kader muda yang berintegritas, berkompeten, dan berkomitmen melanjutkan perjuangan persyarikatan.
“Mudah-mudahan dari IMM terus lahir kader-kader terbaik yang menjadi pelopor dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah, sekaligus berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” harapnya.
Musycab XXX IMM Kota Metro secara resmi dibuka oleh Pemerintah Kota Metro yang disampaikan melalui Kepala Dinas Pendidikan.
Dalam sambutannya, Pemerintah Kota Metro menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Cabang tersebut dan berharap forum ini mampu menghasilkan keputusan strategis yang bermanfaat bagi organisasi serta masyarakat.
“IMM diharapkan terus menjadi mitra kritis namun konstruktif bagi pemerintah, berkontribusi dalam pembangunan daerah, serta turut menjaga persatuan dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Musyawarah Cabang XXX IMM Kota Metro diharapkan menjadi ruang demokratis dalam menentukan arah kebijakan organisasi serta melahirkan kepemimpinan IMM yang progresif, berkemajuan, dan responsif terhadap dinamika zaman. (Guswir)

