Minggu, April 26, 2026
BerandaBeritaLazisMu Kota Metro Gelar Pelatihan Guru TPQ Kreatif, Perkuat Pendidikan Qur’ani

LazisMu Kota Metro Gelar Pelatihan Guru TPQ Kreatif, Perkuat Pendidikan Qur’ani

Metro — Lazismu Kota Metro menyelenggarakan Pelatihan Guru TPQ Kreatif bertema “Ngaji Gembira, Santri Bahagia” yang diikuti 118 peserta dari berbagai kalangan, termasuk dari luar Kota Metro. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro, Ahad (21/12/2025).

Pelatihan tersebut mendapat dukungan penuh dari RSU Muhammadiyah Metro, MTs Muhammadiyah Metro, serta Bank Syariah Indonesia (BSI) Metro. Selain memperoleh penguatan materi dan keterampilan pengelolaan TPQ, para peserta juga mendapatkan bingkisan dari Lazismu Kota Metro berupa buku Iqra, buku pengembangan pembelajaran, serta paket sembako sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap para guru TPQ.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua PDM Kota Metro H. Kustono, Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Metro Garianto, Ustadz Zenni Mahmud dari Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid Muhammadiyah se-Kota Metro, Ustadz Adnan Abdi selaku perwakilan PCM Metro Selatan, serta ratusan guru TPQ.

Ketua Lazismu Kota Metro H. Bekti Satriadi selaku penyelenggara menyampaikan bahwa pelatihan ini awalnya diagendakan untuk tingkat Kota Metro. Namun, antusiasme peserta sangat tinggi hingga diikuti oleh guru TPQ dari berbagai daerah, seperti Lampung Timur, Lampung Tengah, Pringsewu, Pesawaran, dan wilayah lainnya.

Menurutnya, TPQ memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter dan akhlakul karimah generasi mendatang. Guru TPQ tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan anak-anak.

“Pelatihan ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk mencari strategi agar anak-anak tetap tertarik belajar di TPQ hingga jenjang SLTA. Diperlukan metode yang kreatif, menyenangkan, dan aplikatif, bukan hanya teori, tetapi juga praktik pengelolaan TPQ,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa masih ditemukan TPQ yang pembelajarannya terbatas pada membaca Iqra, tanpa penguatan materi ibadah seperti wudhu dan shalat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan wawasan dan kurikulum agar pembelajaran TPQ menjadi lebih utuh, menarik, dan menggembirakan. Lazismu Kota Metro, lanjutnya, siap memfasilitasi pelatihan lanjutan apabila masih dibutuhkan.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Metro H. Kustono menegaskan bahwa Muhammadiyah hadir sebagai gerakan yang mencerahkan, tidak sekadar mengajarkan ritual keagamaan, tetapi juga menumbuhkan kecerdasan iman, karakter, dan amal nyata dalam kehidupan.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap para guru TPQ semakin kreatif dan inovatif dalam mendidik santri, sehingga Al-Qur’an benar-benar menjadi sumber pembentukan karakter generasi Qur’ani,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an harus mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berkarakter kuat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman. Ia menekankan pentingnya kreativitas guru TPQ dalam menerjemahkan nilai iman menjadi praktik kehidupan sehari-hari sejak usia dini hingga jenjang pendidikan menengah.

“Tujuan utama kita adalah menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini hingga SLTA, agar lahir generasi Qur’ani yang memiliki karakter luar biasa. Pelatihan guru TPQ kreatif ini menjadi bagian penting dari ikhtiar tersebut,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Ketua PDM Kota Metro secara resmi membuka kegiatan ini.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Pelatihan Guru TPQ Kreatif ‘Ngaji Gembira, Santri Bahagia’ saya nyatakan resmi dibuka,” ucap H. Kustono.

Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar kualitas pengelolaan TPQ semakin meningkat, pembelajaran Al-Qur’an menjadi lebih menyenangkan, serta mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berkemajuan. (Guswir)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini