Selasa, Maret 17, 2026
BerandaBeritaHizbul Wathan Lampung Peringati Milad ke-107, Gelar Apel Besar dan Anugerah Penghargaan

Hizbul Wathan Lampung Peringati Milad ke-107, Gelar Apel Besar dan Anugerah Penghargaan

METRO – Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kwartir Wilayah Lampung memperingati Milad ke-107 sekaligus Hari Kebangkitan Hizbul Wathan ke-25. Pada peringatan tahun ini, Kwartir Daerah Kota Bandar Lampung dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan. Sabtu, 13 Desember 2025.

Milad ke-107 Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Wilayah Lampung mengusung tema nasional “Bertumbuh, Utuh, dan Tangguh”. Pada usia 107 tahun sejak berdirinya Hizbul Wathan pada 1918, berbagai rangkaian kegiatan digelar sebagai bentuk refleksi dan penguatan gerakan kepanduan Muhammadiyah tersebut.

Salah satu agenda utama adalah Apel Besar yang diikuti oleh pandu pengenal, pandu penghela, dan pandu penuntun se-Provinsi Lampung. Apel Besar ini didukung penuh oleh Kwartir Daerah Kota Bandar Lampung sebagai penopang utama peserta dan pelaksanaan kegiatan.

Selain Apel Besar, rangkaian Milad ke-107 juga diisi dengan pelantikan dan pengukuhan Pimpinan Kwartir Daerah Kota Bandar Lampung untuk masa bakti periode Muktamar 2023–2028. Pada kesempatan yang sama, diberikan pula tanda penghargaan kepada para tokoh dan pimpinan persyarikatan, pimpinan kwartir, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan, serta Pimpinan ‘Aisyiyah Wilayah Lampung.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung yang diwakili oleh Sekretaris PWM, Ma’ruf Abidin, menegaskan bahwa Hizbul Wathan harus mampu melahirkan kader-kader yang militan dan berkarakter kuat, sebagaimana keteladanan Jenderal Besar Sudirman.

Ia juga menekankan pentingnya peran Amal Usaha Muhammadiyah di semua jenjang pendidikan, mulai dari usia dini hingga perguruan tinggi, untuk menghidupkan dan menguatkan tiga organisasi otonom, yakni Hizbul Wathan (HW), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), dan Tapak Suci (TS). Khusus di perguruan tinggi, menurutnya, penguatan tersebut perlu ditambah dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

“Kalau tidak sanggup, lebih baik pulang,” ujarnya berseloroh. Ma’ruf menjelaskan, makna “pulang” adalah filosofi kepemimpinan, yakni apabila ada pimpinan AUM yang merasa tidak mampu menjalankan amanah, maka hendaknya memberi kesempatan kepada pihak lain yang lebih siap dan mampu.

Pemberian tanda penghargaan dalam rangkaian Milad ke-107 ini diawali dengan penyematan Tanda Jasa Darma Bakti kepada Ketua PWM Lampung serta Tanda Penghargaan Wiratama I kepada Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Lampung, Ramanda Khoeroni.

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini