Sabtu, April 25, 2026
BerandaAUMMenembus Jalur Ekstrem Dua Jam, Tim MDMC Lampung Obati Ratusan Warga Terisolir...

Menembus Jalur Ekstrem Dua Jam, Tim MDMC Lampung Obati Ratusan Warga Terisolir di Sumbar

AGAM-Tim medis dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lampung bersama Disaster Management Center (DMC) RSU Muhammadiyah Metro (RSUMM) dengan dukungan dari Lazismu Lampung terus bergerak menyisir wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat. Kali ini, tim menembus wilayah terisolir yang minim akses kesehatan di Kabupaten Agam, Jumat (5/12/2025).

Tim yang diterjunkan menyasar tiga titik lokasi terpencil, yakni Jorong Tebo, Jorong Sipinang, dan Jorong Paraman yang terletak di Nagari Ampek Koto Palembayan, Kabupaten Agam.

Sebanyak lima personel diterjunkan dalam misi kemanusiaan ini, terdiri dari dr. Tedi Subroto, dua perawat Anggi Setiawan, Amd.Kep dan Hengki Purwanto, Amd.Kep, serta tim logistik dan pendukung, Taqoof dan Arif.

dr. Tedi Subroto, selaku ketua tim medis, menuturkan bahwa perjalanan menuju lokasi pelayanan bukanlah hal yang mudah. Medan yang dilalui cukup ekstrem dan belum bisa diakses oleh kendaraan roda empat.

“Kami harus menembus daerah terpencil dan terisolir yang selama ini belum tersentuh pelayanan medis maksimal. Akses menuju lokasi sejauh ini baru bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dengan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan,” ujar Anggi.

Anggi menggambarkan suasana di lokasi yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Meskipun akses sulit dan tim harus bertaruh tenaga menempuh jalur yang menantang, rasa lelah terbayar lunas saat melihat antusiasme warga setempat.

Kehadiran tim medis Muhammadiyah disambut hangat oleh masyarakat yang sudah lama menantikan layanan kesehatan. Berdasarkan data di lapangan, sebanyak 138 warga (penerima manfaat) mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis dalam aksi layanan kesehatan ini.

Misi ini menjadi bukti komitmen MDMC Lampung yang didukung Lazismu Lampung untuk memastikan layanan kesehatan tidak hanya terpusat di posko utama, melainkan menjangkau hingga ke pelosok desa yang seringkali luput dari perhatian karena kendala geografis.

Sementara itu memasuki hari ke 5 penggalangan laporan konsolidasi penghimpunan lazismu Se-Lampung sudah tembus Rp400.000.000, (empat ratus juta rupiah. Dukungan ini tidak hanya berasal dari internal Muhammadiyah, akan tetapi banyak lembaga-lembaga di luar Muhammadiyah yang mempercayakan kepada Lazismu. Seluruh kantor perwakilan dan layanan lazismu masih menerima donasi bencana sumatera.(anggi/red)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini