Rabu, Februari 11, 2026
BerandaBeritaBanjir Bandang dan Longsor Terjang 13 Daerah di Sumbar, Puluhan Warga Dilaporkan...

Banjir Bandang dan Longsor Terjang 13 Daerah di Sumbar, Puluhan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

PADANG–Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor melanda Provinsi Sumatera Barat menyusul hujan dengan intensitas ekstrem yang mengguyur sejak 24 November 2025. Hingga Kamis (5/12) pukul 19.00 WIB, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Wilayah Sumatera Barat melaporkan bahwa bencana ini berdampak pada 13 kabupaten/kota.

Berdasarkan data yang dihimpun, daerah terdampak meliputi Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok, Kabupaten Agam, Kabupaten Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Bukittinggi, Pasaman, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Pariaman, dan Kota Solok. Kabupaten Agam tercatat sebagai wilayah dengan dampak korban jiwa terparah, di mana laporan sementara mencatat 47 orang meninggal dunia dan 68 orang masih belum ditemukan. Selain itu, korban meninggal dunia juga dilaporkan di Kota Padang (5 orang), Kabupaten Solok (1 orang), dan Pasaman Barat (1 orang).

Kerusakan infrastruktur cukup masif. Ribuan rumah terendam banjir, dengan kerusakan fisik mulai dari ringan hingga berat. Di Kabupaten Pesisir Selatan saja, sebanyak 11.917 unit rumah terendam. Fasilitas umum seperti sekolah, jembatan, dan tempat ibadah juga mengalami kerusakan signifikan di berbagai titik.

Merespons situasi darurat ini, MDMC Sumatera Barat telah mengaktifkan sejumlah Pos Pelayanan (Posyan), antara lain di Ulakan Tapakis (Padang Pariaman), Palambayan (Agam), Pesisir Selatan, dan Bukittinggi. Tim respon cepat telah diterjunkan untuk memberikan layanan kesehatan, distribusi logistik, pendirian dapur umum, layanan psikososial, serta bantuan pembersihan material longsor.

Upaya penanganan darurat di lapangan menghadapi sejumlah kendala. Tim melaporkan bahwa jaringan PDAM dan listrik mati total di beberapa lokasi, serta akses jalan yang terputus akibat material longsor. Saat ini, kebutuhan mendesak bagi para pengungsi meliputi logistik makanan (beras, mi instan, sarden), hygiene kit, air bersih, selimut, tenda pengungsian, dan peralatan pembersih.

Pos Koordinasi (Posko) utama Muhammadiyah dipusatkan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jl. Sawahan No. 62, Kota Padang. MDMC terus memutakhirkan data dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan tersalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Laporan: M. Hafiz Mahendra Tim Data Informasi MDMC PW Muhammadiyah Sumatera Barat

 

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini