METRO — SMP Muhammadiyah 1 Metro terus bertransformasi menuju sekolah modern berbasis digitalisasi pendidikan, tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan. Di bawah kepemimpinan Herbangun Sandi Hidayat, menjelaskan kepada Jurnalis Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Kota Metro, pada Selasa,21/10/2025,
Diungkapkan sekolah ini akan berkembang pembelajaran berbasis teknologi, sebagai prioritas utama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Kami ingin SMP Muhammadiyah 1 Metro menjadi sekolah yang unggul dalam digitalisasi pembelajaran. Setiap kelas akan kami lengkapi AC dan Smart TV agar proses belajar lebih interaktif dan nyaman,” ujarnya
Langkah Nyata Menuju Sekolah Digital
Digitalisasi di SMP Muhammadiyah 1 Metro tidak hanya berhenti pada fasilitas fisik. Guru-guru telah dilatih menguasai berbagai aplikasi pembelajaran, coding, serta penggunaan perangkat digital untuk menunjang kegiatan belajar.
Selain itu, siswa juga aktif menggunakan laboratorium komputer dan smartphone Android sebagai sarana pembelajaran yang adaptif dan kreatif.
“Kami memang belum membuka ekstrakurikuler khusus IT, tetapi pemanfaatan teknologi sudah berjalan. Siswa belajar menggunakan aplikasi dan media digital secara langsung di lab komputer,” jelasnya.
Ke depan, sekolah menargetkan seluruh pembelajaran akan berbasis smart class — ruang belajar digital yang terhubung dengan materi interaktif, video pembelajaran, dan sistem evaluasi daring.
Kelas Unggulan: Tahfidz dan English Digital Class
Sebagai bagian dari inovasi pendidikan digital, mulai tahun ajaran mendatang SMP Muhammadiyah 1 Metro akan membuka dua kelas spesial: Kelas Tahfidz dan English Class. Kelas ini akan memadukan pembelajaran digital dengan pendekatan personal agar siswa lebih aktif dan mandiri.
“Kelas English kami arahkan menjadi digital English class. Anak-anak belajar listening, reading, dan conversation menggunakan media digital. Bahkan nanti kami rencanakan kunjungan belajar ke Kampung Inggris,” ungkapnya.
Sementara untuk Kelas Tahfidz, seluruh proses pembelajaran juga akan dikembangkan secara digital, mulai dari rekam hafalan Qur’an, penilaian daring, hingga monitoring capaian hafalan melalui aplikasi.
Digitalisasi untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa
Dengan jumlah 422 siswa yang terbagi di kelas 7 hingga 9, SMP Muhammadiyah 1 Metro berkomitmen menjadikan setiap anak melek teknologi dan berakhlak Qur’ani. Sekolah juga menyiapkan bimbingan olimpiade dan kegiatan akademik digital untuk melatih daya saing di tingkat lokal maupun nasional.
Prestasi non-akademik pun tak kalah gemilang — mulai dari juara 1 Porseni GSI tingkat Kota Metro, hingga kejuaraan renang dan bulutangkis di tingkat provinsi dan nasional.
Mendidik dengan Nilai dan Teknologi
Meski bergerak menuju sekolah digital, SMP Muhammadiyah 1 Metro tetap menjaga ruh keislaman dalam setiap kegiatan. Pembinaan karakter dilakukan melalui kajian mingguan, praktik ibadah wajib, serta program Petualangan Subuh, yaitu salat Subuh berjamaah keliling masjid di Kota Metro.
“Digitalisasi itu penting, tapi akidah dan karakter tetap jadi pondasi. Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas teknologi, tapi juga kuat iman dan berakhlak,” tegasnya.
Dengan kombinasi teknologi digital, pembinaan karakter, dan penguatan tahfidz, SMP Muhammadiyah 1 Metro meneguhkan diri sebagai pelopor sekolah Muhammadiyah yang adaptif terhadap zaman dan siap bersaing di era pendidikan modern. (Guswir)

