METRO, LAMPUNG — Ketua Umum Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Aman Suyudi, menegaskan pentingnya modernisasi manajemen organisasi agar HW mampu menjawab tantangan generasi muda di tengah perubahan zaman.
Penegasan tersebut disampaikan Aman Suyudi dalam Tanwir I Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan 2026 yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), Lampung, Kamis (8/10/2026).
Tanwir I mengusung tema “Mengukuhkan Kepanduan Berkemajuan” dan diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai provinsi.
Aman menyampaikan apresiasi kepada PWM Lampung, PDM Kota Metro, UM Metro, serta seluruh panitia yang telah mendukung pelaksanaan Tanwir I.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu indikator penting keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Aman menilai tema “Mengukuhkan Kepanduan Berkemajuan” harus dimaknai sebagai dorongan agar HW tidak lagi dikelola dengan pendekatan lama.
“Kepanduan Hizbul Wathan tidak bisa lagi dikelola dengan manajemen konvensional. Harus dikelola dengan manajemen yang modern,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa generasi muda saat ini tumbuh dalam lingkungan yang sangat dinamis akibat perkembangan teknologi, informasi, dan globalisasi.
Kondisi tersebut menuntut HW melakukan penyesuaian dalam pola pembinaan, manajemen organisasi, hingga kaderisasi.
Aman berharap Tanwir I mampu menghasilkan gagasan dan langkah strategis untuk memperkuat HW sekaligus membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Kwartir Pusat HW juga memberikan penghargaan kepada Ketua PWM Lampung Prof. Dr. Sudarman serta penghargaan Dharma Bakti kepada Ketua Kwartir Wilayah HW Lampung. (Guswir)

