METRO — Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Metro periode 2026–2028 resmi dilantik di Aula Pemerintah Kota Metro, Sabtu (3/10/2026). Ibnu Aziz Zakaria Ahmad resmi dipercaya sebagai Ketua Umum dengan mengusung tema “Meneguhkan Amanah, Menggerakkan Era Baru IPM Kota Metro.”
Pelantikan dihadiri Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I., Pleno PDM Kota Metro H. Bambang Setyadi Trisatmoyo, S.Ag., MM., jajaran Pemerintah Kota Metro, PW IPM Lampung, organisasi otonom Muhammadiyah, serta pimpinan cabang dan ranting IPM se-Kota Metro.
Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 148/2026 tentang pengesahan struktur PD IPM Kota Metro periode 2026–2028. Ibnu Aziz Zakaria Ahmad ditetapkan sebagai Ketua Umum, Fawwaz Khairullah sebagai Sekretaris Umum dan Karmilasia Anggraini sebagai Bendahara Umum, bersama jajaran pimpinan bidang lainnya.
Ketua PD IPM Kota Metro periode 2024–2026, Fitra Yoga, menjadi salah satu pihak yang menyampaikan pesan dalam momentum pergantian kepemimpinan. Ia mengajak seluruh kader mendukung kepemimpinan baru sebagai bagian dari keberlanjutan estafet gerakan.
“Mari kita berjuang bersama dan mendukung kepemimpinan baru PD IPM Kota Metro. Estafet kepemimpinan harus dilanjutkan dengan semangat untuk membawa organisasi semakin baik,” ujar Fitra.
Sementara itu, Ketua PD IPM Kota Metro periode 2026–2028, Ibnu Aziz Zakaria Ahmad, menegaskan tiga pilar yang menjadi arah gerakan kepengurusan baru, yakni kolaboratif, adaptif dan berdampak.
“IPM harus terus berkolaborasi dengan Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, organisasi otonom, pemerintah daerah dan berbagai pihak. Kita juga harus adaptif terhadap perkembangan zaman dan memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi pelajar dan masyarakat,” kata Ibnu.
Ia juga menyampaikan PD IPM Kota Metro memiliki 21 pimpinan, tiga cabang, 18 ranting dan 15 sekolah. Kepengurusan baru turut mengembangkan IPM Kids sebagai bagian dari kaderisasi sejak tingkat sekolah dasar.
Mewakili Ketua PW IPM Lampung, Bendahara Umum PW IPM Lampung Siti Khomsatun mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan momentum untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar.
“Pelantikan ini bukan sekadar mendapatkan jabatan, tetapi tentang kesiapan mengambil peran dan tanggung jawab yang lebih besar untuk membersamai pelajar di Kota Metro. IPM adalah rumah kita bersama,” ujarnya.
Ia juga mendorong kader mengoptimalkan berbagai potensi, mulai dari menulis, membuat video, desain hingga bidang kreatif lainnya sebagai bagian dari penguatan gerakan IPM. (Guswir)

