METRO, LAMPUNG – Kegiatan monitoring dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP)/Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahap I Tahun Anggaran 2026 digelar di Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MA Muhammadiyah) Metro, Senin (31/8).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan pendampingan pengelolaan dana BOP/BOS pada madrasah, khususnya untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.
Kepala MA Muhammadiyah Metro, Budiyanto, selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan maupun pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.
“Inilah yang dapat kami berikan dan suguhkan dalam kegiatan ini. Semoga apa yang kami sajikan dapat menjadi bagian dari esensi kegiatan dan tidak mengurangi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujar Budiyanto.
Sementara itu, Kasimun, S.Ag., M.Sy., yang mewakili Kepala Kementerian Agama Kota Metro, menegaskan pentingnya monitoring terhadap pengelolaan dana BOP/BOS. Menurutnya, dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga penggunaannya harus dilaporkan dan dipertanggungjawabkan.
“Kita perlu memunculkan satu pertanyaan, mengapa dana BOS harus dievaluasi, didampingi, dan dimonitor? Karena dana tersebut bersumber dari APBN,” kata Kasimun.
Ia menambahkan, APBN disusun setiap tahun oleh pemerintah sehingga setiap penggunaan dana harus dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hal tersebut juga penting untuk menjaga integritas madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.
“Pastikan tidak ada penyimpangan dalam bentuk apa pun dalam penggunaan dana tersebut,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kasimun juga menyampaikan pentingnya sinergi antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam membangun bangsa. Ia mengibaratkan kedua organisasi tersebut sebagai dua sayap yang bergerak bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.
Kasimun berharap hasil monitoring dapat menjadi bagian dari proses pembinaan dan memberikan dampak positif terhadap pengelolaan serta kemajuan madrasah di Kota Metro.
“Apa pun hasilnya nanti, semua ini menjadi bagian dari pembinaan. Semoga kita mendapatkan output yang baik sehingga dapat memberikan dampak terhadap kemajuan seluruh madrasah di Kota Metro,” pungkasnya. (Irfan)

