METRO – Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) menggelar pembekalan bagi mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Aula FIKOM, Senin (6/7/2026). Mengusung tema “Sinergi Multidisiplin dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Mewujudkan Desa Cerdas dan Mandiri”, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat.
Sebanyak 112 mahasiswa FIKOM akan mengikuti program KKN selama kurang lebih 40 hari di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai peran, tanggung jawab, serta strategi pelaksanaan program kerja agar mampu memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
Mewakili Ketua Satuan Tugas (Satgas) KKN, Mustika, M.Kom., menjelaskan bahwa KKN merupakan mata kuliah berbobot 4 SKS yang harus dijalankan secara optimal karena menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di perguruan tinggi.
“Keberhasilan pelaksanaan KKN sangat ditentukan oleh komunikasi yang baik, baik antaranggota tim, dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), maupun dengan pihak fakultas. Komunikasi yang efektif akan mendukung seluruh program kerja berjalan sesuai tujuan,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan FIKOM UM Metro, Sudarmaji, S.Kom., M.MKom., secara resmi membuka kegiatan pembekalan, ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di lokasi KKN.
“Mudah-mudahan pelaksanaan KKN selama 40 hari diberikan kelancaran dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” katanya.
Sudarmaji menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar memahami kehidupan sosial masyarakat.
“Jagalah sikap, perilaku, dan nama baik FIKOM maupun Universitas Muhammadiyah Metro. Masyarakat akan menilai karakter mahasiswa dari perilaku yang ditunjukkan selama berada di lokasi KKN. Karena itu, tunjukkan etika yang baik dan jadilah teladan di tengah masyarakat,” pesannya.
Komitmen tersebut sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kompetensi mahasiswa berbasis pembelajaran di lapangan, Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan inovasi teknologi informasi dalam pemberdayaan masyarakat desa, serta Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan mendukung pengembangan desa cerdas yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Selain itu, pelaksanaan KKN yang melibatkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat juga mencerminkan implementasi Kemitraan untuk Mencapai Tujuan sebagai upaya membangun sinergi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.(fikr)

