Senin, Juni 1, 2026
BerandaAUMCetak Generasi Qurani Berprestasi, SMP Muhammadiyah At-Tanwir Metro Wisuda Angkatan ke-4

Cetak Generasi Qurani Berprestasi, SMP Muhammadiyah At-Tanwir Metro Wisuda Angkatan ke-4

METRO-SMP Muhammadiyah At-Tanwir Kota Metro sukses menggelar agenda tahunan Graduation and Appreciation For Hafidz Qur’an and Academic Excellence Class IX Angkatan ke-4. Acara pelepasan santri dan pemberian apresiasi bagi penghafal Al-Qur’an serta berprestasi akademik ini berlangsung khidmat di Auditorium Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Metro Kampus 1, Senin (1/6/2026).

Prosesi ini dihadiri oleh Ketua PDM Kota Metro Kustono, S.Ag., Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro Dr. Agus Muhammad Septiana, S.I.P., M.H., Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Metro, jajaran Pimpinan Muhammadiyah-‘Aisyiyah, wali santri serta ratusan wali santri.

Mewakili Direktur Pondok Pesantren, Ustadz Faiz melaporkan komitmen lembaga dalam meningkatkan mutu pelayanan pascastudi banding di Bogor, Solo, dan Yogyakarta. Di atas lahan seluas 3.800 meter persegi, pihak pondok bersiap mendirikan Tower At-Tanwir setinggi 12 lantai, yang menjadi simbol 12 pancaran sinar matahari pada logo Muhammadiyah. Selain itu, pada tahun ajaran baru mendatang, sekolah resmi membuka unit baru yakni SD Muhammadiyah At-Tanwir.

“Tahun ini kami melepas 156 santri kelas 9. Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat meningkat tajam dengan terdaftarnya 260 santri baru untuk tahun ajaran 2026/2027,” ujar Ustadz Faiz.

Ia juga mengabarkan kesuksesan Program Internasional SMA At-Tanwir, di mana dua santri angkatan pertama berhasil diterima di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Tren positif ini akan dilanjutkan oleh 26 santri kelas 11 yang kini tengah dipersiapkan untuk menyusul ke luar negeri.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Dr. Agus Muhammad Septiana, menyampaikan rasa bangganya terhadap kontribusi masif Muhammadiyah dalam memajukan Metro sebagai Kota Pendidikan. Secara personal, ia bersaksi bahwa keluarganya menaruh kepercayaan penuh (trust) dan menjadi bagian dari produk pendidikan Muhammadiyah.

Agus mengingatkan bahwa di era gempuran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) seperti Gemini dan ChatGPT, peran moral guru tetap menjadi pilar utama yang tidak tergantikan.

“Ilmu pengetahuan bisa dicari di internet melalui AI, tetapi sentuhan moral, pembentukan karakter, dan keteladanan Qurani hanya bisa didapatkan melalui bimbingan tulus para ustaz dan ustazah di pondok ini,” tegas Agus.

Sebagai bentuk motivasi, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro memberikan dana apresiasi khusus masing-masing sebesar Rp500.000 kepada empat santri terbaik. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua PDM Kota Metro, Kustono, S.Ag.

Para santri berprestasi tersebut adalah:

  • Shakila Naura (Nilai akademik tertinggi)
  • Rahmatul Nurjanah (Prestasi dan hafalan terbanyak)
  • Tasya Aulia Rahes (Santri penghafal Al-Qur’an)
  • Abdullah Abdan Sakura (Kemampuan akademik terbaik)

Kustono menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa tingginya trust dari pemerintah dan masyarakat merupakan amanah besar yang harus terus dijaga melalui konsistensi keteladanan dari seluruh pimpinan dan pengelola pendidikan. (DS.MPI)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini