METRO-SD Muhammadiyah Metro Pusat sukses mendominasi ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Kota Metro tahun 2026. Berdasarkan hasil rekapitulasi panitia, sekolah ini berhasil membawa pulang total 7 medali, yang terdiri dari 3 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu.
Kompetisi tahunan bergengsi ini berlangsung selama enam hari, mulai dari tanggal 18 hingga 23 Mei 2026. Ajang ini diikuti oleh 66 sekolah dan madrasah dari seluruh penjuru Kota Metro yang saling bersaing ketat memperebutkan total 18 medali emas, perak, dan perunggu.
Tiga medali emas untuk SD Muhammadiyah Metro Pusat berhasil diamankan melalui cabang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), yaitu pada tangkai lomba Pantomim, lomba Kriya yang diraih oleh Najwa Hanifah A.P, serta lomba Gambar Bercerita oleh Raisya Dzakira.
Sementara itu, dua medali perak disumbangkan melalui penampilan memukau Aurora Zevanna R.A pada lomba Menyanyi Solo (FLS3N). Untuk medali perunggu, sekolah ini mendapatkannya lewat kerja keras Wafi Nugraha W pada cabang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Bulutangkis Putra, serta sumbangan tim yang beranggotakan Aura Adelina Adzkia, Alika Rafa Khairyah, dan Legia Hisca Nadha Imrisella pada cabang FLS3N lomba Seni Tari.
Sebagai informasi, Porseni Kota Metro tahun ini mempertandingkan total 13 cabang lomba. Seluruh perlombaan diklasifikasikan ke dalam dua kategori besar, yakni O2SN yang menaungi 6 cabang olahraga (Renang, Pencak Silat, Bulutangkis, Senam, Atletik, dan Karate) serta FLS3N yang menaungi 7 cabang seni dan sastra (Kriya, Mendongeng, Pantomim, Gambar Bercerita, Menyanyi Solo, Seni Tari, dan Menulis Cerita).
Menanggapi dominasi luar biasa yang ditunjukkan oleh anak didiknya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Muhammadiyah Metro Pusat, Bisri Mustofa, langsung menyampaikan apresiasi mendalam.
“Capaian prestasi pada ajang Porseni ini adalah bukti bahwa kerja keras, doa, serta semangat kebersamaan seluruh keluarga sekolah mampu melahirkan generasi yang unggul, berprestasi, dan tetap rendah hati,” ujar Bisri saat dikonfirmasi usai penutupan acara, Sabtu (23/5/2026).
Bisri juga menekankan bahwa kesuksesan besar ini tidak lepas dari sinergi kuat antara siswa, pihak sekolah, dan wali murid.
“Kami mengapresiasi perjuangan para siswa, pembina, dan dukungan orang tua yang telah menjadi bagian dari sejarah kebanggaan ini. Semoga capaian ini bukan menjadi titik puas, melainkan motivasi untuk terus tumbuh, berkarya, dan menginspirasi,” pungkasnya. (ims)

