Sabtu, April 25, 2026
BerandaAUMUM Metro Kukuhkan Tiga Guru Besar, Perkuat Dakwah Keilmuan Muhammadiyah

UM Metro Kukuhkan Tiga Guru Besar, Perkuat Dakwah Keilmuan Muhammadiyah

METRO — Universitas Muhammadiyah Metro kembali meneguhkan perannya sebagai Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan tinggi dengan mengukuhkan tiga Guru Besar/Profesor dalam sidang senat terbuka yang dipimpin oleh Muhfahroyin. Prosesi berlangsung khidmat di Wisma Al Khairiyah, Metro, Sabtu,25/4/2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Kepala LLDIKTI Wilayah II, Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Wilayah XV Lampung, perwakilan Pemerintah Kota Metro beserta jajaran Forkopimda.

Hadir pula Pimpinan wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Provinsi Lampung, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Lampung, Badan Pembina Harian (BPH), Ketua dan anggota Senat Akademik, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Metro beserta jajaran pimpinan.

Selain itu, tampak hadir para rektor dan pimpinan perguruan tinggi se-Lampung, pimpinan perangkat daerah, direktur rumah sakit, pimpinan perbankan dan lembaga keuangan, kepala SMA/SMK/MA negeri dan swasta se-Kota Metro, tokoh masyarakat, serta seluruh dosen, tenaga kependidikan, keluarga besar Guru Besar, dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, ketiganya merepresentasikan kekuatan keilmuan (Orasi Ilmiah) yang beragam, mulai dari sains hayati, pertanian, hingga manajemen pendidikan.

Rektor UM Metro, Dr.Nyoto Suseno, menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya Guru Besar sebagai penguat kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.

“Guru Besar bukan hanya capaian akademik tertinggi, tetapi juga amanah untuk membimbing, menginspirasi, dan melahirkan generasi unggul yang memberi manfaat luas bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan tujuh Guru Besar harus menjadi energi kolektif untuk melahirkan profesor-profesor berikutnya serta memperkuat peran kampus dalam menjawab persoalan umat.

Lebih lanjut menyampaikan bahwa, dengan pengukuhan ini, tiga Guru besar/ Profesor dilingkungan Universitas Muhamadiyah Metro, jumlah Guru Besar di UM Metro bertambah menjadi tujuh orang. Tiga akademisi yang dikukuhkan yakni Agus Sutanto, Etik Puji Handayani, dan Muhammad Ihsan Dacholfany.

Sementara itu, perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof.Suyadi, menyampaikan tahniah atas capaian UM Metro. Ia menilai penguatan jumlah Guru Besar merupakan indikator kemajuan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).

“Saat ini terdapat sekitar 166 PTMA dengan 414 Guru Besar. Ini menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan tinggi, namun masih perlu terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Ia juga mendorong UM Metro untuk segera meraih akreditasi unggul dan membuka program doktor sebagai bagian dari penguatan kelembagaan. Menurutnya, percepatan lahirnya Guru Besar membutuhkan strategi yang terarah dan budaya akademik yang kuat.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa gelar profesor adalah amanah keilmuan dan moral.

“Semakin tinggi ilmu seseorang, maka semakin dituntut untuk rendah hati, bijaksana, dan memberi manfaat,” pesannya.

Ia menambahkan bahwa, menyampaikan bahwa pengukuhan Guru Besar ini tidak sekadar menjadi capaian akademik personal, tetapi juga bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam membangun peradaban melalui dakwah keilmuan. Hal ini sejalan dengan misi Muhammadiyah dalam menghadirkan pendidikan yang mencerahkan dan berkemajuan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah II, Prof.Ishaq Iskandar, menegaskan pentingnya integrasi antara ilmu, etos kerja, dan etika dalam dunia akademik.

“Ilmu harus menjadi kompas, etos kerja sebagai penggerak, dan etika sebagai fondasi. Ketiganya menjadi kunci dalam membangun pendidikan tinggi yang berintegritas dan berdampak,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar setiap Guru Besar mampu melahirkan Guru Besar baru sebagai bagian dari kesinambungan kepemimpinan akademik.

Pengukuhan ini turut dihadiri berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah, pemerintah daerah, serta sivitas akademika, yang menunjukkan kuatnya sinergi dalam membangun pendidikan berkemajuan.

Ia berharap, dengan bertambahnya Guru Besar, UM Metro diharapkan semakin memperkuat peran strategisnya sebagai pusat keunggulan yang tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi bagi persoalan umat dan bangsa dalam bingkai dakwah Islam berkemajuan. (Guswir)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini